Shahih Muslim · Kitab Shalat · No. 465

Bab Bacaan Dalam Shalat Isya

Shahih

حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبَّادٍ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَمْرٍو، عَنْ جَابِرٍ، قَالَ كَانَ مُعَاذٌ يُصَلِّي مَعَ النَّبِيِّ ﷺ ثُمَّ يَأْتِي فَيَؤُمُّ قَوْمَهُ فَصَلَّى لَيْلَةً مَعَ النَّبِيِّ ﷺ الْعِشَاءَ ثُمَّ أَتَى قَوْمَهُ فَأَمَّهُمْ فَافْتَتَحَ بِسُورَةِ الْبَقَرَةِ فَانْحَرَفَ رَجُلٌ فَسَلَّمَ ثُمَّ صَلَّى وَحْدَهُ وَانْصَرَفَ فَقَالُوا لَهُ أَنَافَقْتَ يَا فُلاَنُ قَالَ لاَ وَاللَّهِ وَلآتِيَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ فَلأُخْبِرَنَّهُ ‏.‏ فَأَتَى رَسُولَ اللَّهِ ﷺ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّا أَصْحَابُ نَوَاضِحَ نَعْمَلُ بِالنَّهَارِ وَإِنَّ مُعَاذًا صَلَّى مَعَكَ الْعِشَاءَ ثُمَّ أَتَى فَافْتَتَحَ بِسُورَةِ الْبَقَرَةِ ‏.‏ فَأَقْبَلَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ عَلَى مُعَاذٍ فَقَالَ ‏"‏ يَا مُعَاذُ أَفَتَّانٌ أَنْتَ اقْرَأْ بِكَذَا وَاقْرَأْ بِكَذَا ‏"‏ ‏.‏ قَالَ سُفْيَانُ فَقُلْتُ لِعَمْرٍو إِنَّ أَبَا الزُّبَيْرِ حَدَّثَنَا عَنْ جَابِرٍ أَنَّهُ قَالَ ‏"‏ اقْرَأْ وَالشَّمْسِ وَضُحَاهَا ‏.‏ وَالضُّحَى ‏.‏ وَاللَّيْلِ إِذَا يَغْشَى ‏.‏ وَسَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الأَعْلَى ‏"‏ ‏.‏ فَقَالَ عَمْرٌو نَحْوَ هَذَا ‏.‏

Jabir melaporkan bahwa Mu'adh bin Jabal biasa shalat bersama Rasulullah ﷺ, kemudian datang dan memimpin kaumnya dalam shalat. Suatu malam ia shalat malam bersama Rasulullah ﷺ. Ia kemudian datang kepada kaumnya dan memimpin mereka dalam shalat dimulai dengan Surat Al-Baqarah. Seorang lelaki berpaling, mengucapkan salam, kemudian shalat sendirian dan pergi. Orang-orang berkata kepadanya: Apakah kamu telah menjadi munafik, wahai si fulan? Ia berkata: Demi Allah, aku tidak, tetapi aku pasti akan pergi kepada Rasulullah ﷺ dan akan memberitahukan (kepadanya) tentang ini. Ia kemudian datang kepada Rasulullah ﷺ dan berkata: Wahai Rasulullah, kami menjaga unta yang digunakan untuk menyiram dan bekerja di siang hari. Mu'adh shalat malam bersamamu. Ia kemudian datang dan memulai dengan Surat Al-Baqarah. Rasulullah ﷺ kemudian berpaling kepada Mu'adh dan berkata: Apakah kamu ingin (menguji) orang-orang? Bacalah seperti ini dan bacalah seperti itu (dan surah ini). Telah diriwayatkan dari Jabir, sebagaimana yang disampaikan oleh Sufyan, bahwa beliau (Nabi yang mulia) telah bersabda: "Demi matahari dan cahayanya di pagi hari" (Surah xci), "Demi cahaya" (Surah xciii), "Demi malam ketika ia menyelimuti" (Surah xcii), dan "Maha Suci nama Tuhanmu yang paling tinggi" (Surah lxxxii).