Penjelasan AI

Penjelasan Hadits Muslim No. 408 tentang Keutamaan bershalawat kepada Nabi Muhammad

Lihat teks hadits

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menunjukkan keutamaan luar biasa dari bershalawat kepada Nabi ﷺ. Setiap satu kali shalawat yang kita ucapkan, Allah ﷻ akan membalasnya dengan sepuluh kali shalawat (rahmat dan ampunan) untuk kita. Ini adalah kemurahan dan kasih sayang Allah yang sangat besar kepada umat Nabi Muhammad ﷺ.

Rujukan Ulama & Dalil

Ayat Al-Qur'an yang terkait:

QS. Al-Ahzab [33]: 56

Teks Arab:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Terjemahan:

Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.

Hadits:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali, Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali." (HR. Muslim, no. 408)

Kaitan dengan Ulama:

Imam an-Nawawi rahimahullah dalam kitab Al-Adzkar dan Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa makna "shalawat" dari Allah adalah rahmat dan ampunan-Nya, sedangkan shalawat dari malaikat adalah doa dan istighfar, dan shalawat dari kita adalah doa dan permohonan agar Allah meninggikan derajat Nabi ﷺ.

Penjelasan Rinci

Hadits ini adalah salah satu hadits yang sangat agung dan penuh dengan kabar gembira bagi umat Islam. Imam an-Nawawi rahimahullah dalam Syarh Shahih Muslim (4/130) menjelaskan beberapa poin penting:

  1. Makna Shalawat: Kata "shalawat" memiliki makna yang berbeda tergantung siapa yang mengucapkannya. Jika dari Allah, maknanya adalah rahmat, keridhaan, dan pujian-Nya di hadapan para malaikat. Jika dari malaikat, maknanya adalah doa dan permohonan ampun. Jika dari manusia, maknanya adalah doa dan permohonan agar Allah meninggikan derajat Nabi ﷺ.
  2. Keutamaan yang Berlipat: Hadits ini menunjukkan bahwa Allah ﷻ membalas setiap kebaikan dengan sepuluh kali lipat, sebagaimana firman-Nya dalam QS. Al-An'am [6]: 160. Ini adalah bentuk kemurahan Allah yang tiada batas. Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di rahimahullah dalam tafsirnya menjelaskan bahwa ini adalah janji yang pasti dari Allah, dan Dia tidak akan pernah mengingkarinya.
  3. Anjuran untuk Memperbanyak Shalawat: Hadits ini menjadi motivasi kuat bagi setiap muslim untuk memperbanyak shalawat kepada Nabi ﷺ, terutama di waktu-waktu yang utama seperti hari Jumat, setelah adzan, dan ketika menyebut nama beliau. Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam kitab Jala'ul Afham menyebutkan banyak faedah dari bershalawat, di antaranya dihapuskan dosa-dosa, dikabulkan doa, dan didekatkan kepada Nabi ﷺ di hari kiamat.
  4. Peringatan bagi yang Lalai: Sebaliknya, hadits ini juga menjadi peringatan bagi orang yang enggan bershalawat ketika nama Nabi ﷺ disebut. Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, Nabi ﷺ bersabda, "Celakalah seseorang yang ketika namaku disebut di sisinya, ia tidak bershalawat kepadaku." (HR. At-Tirmidzi, hasan). Ini menunjukkan betapa pentingnya adab ini.

Story Telling

Diriwayatkan dari seorang ulama besar tabi'in, Al-Hasan al-Bashri rahimahullah, beliau pernah berkata kepada para muridnya: "Perbanyaklah bershalawat kepada Nabi ﷺ, karena sesungguhnya aku tidak mengetahui suatu amalan yang lebih dicintai Allah dan lebih cepat dikabulkan selain daripada shalawat kepada Nabi-Nya." (Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dalam Syu'ab al-Iman).

Kisah ini mengajarkan kita bahwa para salafus shalih sangat memahami keutamaan shalawat. Mereka tidak hanya menganggapnya sebagai amalan sunnah biasa, tetapi sebagai amalan yang sangat dicintai Allah dan memiliki pengaruh besar dalam kehidupan seorang muslim. Mereka pun bersemangat untuk mengamalkannya setiap saat.

Kesimpulan Praktis

  1. Bershalawatlah dengan Ikhlas: Ucapkan shalawat kepada Nabi ﷺ dengan hati yang penuh cinta dan harapan akan balasan dari Allah.
  2. Perbanyak di Waktu Utama: Perbanyaklah shalawat, terutama di hari Jumat, setelah shalat, dan ketika mendengar nama Nabi ﷺ disebut.
  3. Yakinlah dengan Janji Allah: Yakinlah bahwa setiap satu shalawat akan dibalas sepuluh rahmat dari Allah. Ini adalah investasi akhirat yang sangat menguntungkan.
  4. Ajarkan kepada Keluarga: Ajaklah keluarga dan orang-orang terdekat untuk membiasakan diri bershalawat, karena ini adalah amalan yang ringan di lisan namun berat timbangannya.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Komunitas

Follow @haditsindonesia

Penjelasannya membantu? Yuk follow kami di media sosial — hadits pilihan setiap hari.