Penjelasan Hadits Muslim No. 2943 tentang Dajjal tidak bisa masuk Makkah dan Madinah

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menjelaskan tentang perlindungan khusus yang Allah berikan kepada Kota Makkah dan Madinah dari fitnah Dajjal. Dajjal tidak akan bisa memasuki kedua kota suci tersebut karena dijaga oleh para malaikat yang berbaris rapi di setiap celah masuknya. Ketika Dajjal tiba di daerah tandus dekat Madinah, kota itu akan berguncang tiga kali, dan sebagai akibatnya, semua orang kafir dan munafik yang ada di Madinah akan keluar menuju Dajjal, sehingga kota tersebut tersucikan dari mereka.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya, Kitab Al-Fitan wa Asyrat As-Sa'ah, Bab Qishshah Al-Jassasah, nomor 2943. Juga diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya, Kitab Al-Fitan, Bab Bad'u Al-Khalq, dan oleh Imam Ahmad dalam Musnad-nya.

Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim (18/58) menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan keutamaan Makkah dan Madinah serta perlindungan Allah dari fitnah Dajjal. Beliau berkata: "Dalam hadits ini terdapat mukjizat yang nyata bagi Nabi ﷺ, karena apa yang beliau kabarkan telah terjadi dan akan terjadi."

Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fath Al-Bari (13/89) menambahkan bahwa penjagaan malaikat ini adalah bentuk pemuliaan Allah terhadap kedua kota tersebut, dan bahwa keluarnya orang-orang kafir dan munafik dari Madinah adalah bentuk penyucian kota Nabi ﷺ dari mereka.

Penjelasan Rinci

Hadits ini mengandung beberapa pelajaran penting:

Pertama, Keistimewaan Makkah dan Madinah. Kedua kota ini mendapat perlindungan khusus dari Allah dari fitnah Dajjal. Ini menunjukkan kemuliaan keduanya di sisi Allah. Imam Al-Qurthubi (dalam At-Tadzkirah) menjelaskan bahwa Dajjal tidak akan mampu memasuki kedua kota ini karena kekuatan iman yang ada di dalamnya dan karena doa Nabi Ibrahim untuk Makkah serta doa Nabi ﷺ untuk Madinah.

Kedua, Penjagaan Malaikat. Para malaikat berbaris rapi (shaff) di setiap celah dan jalan masuk ke Makkah dan Madinah. Ini menunjukkan betapa ketatnya penjagaan tersebut. Imam Al-Bayhaqi dalam Al-Ba'ts wa An-Nusyur meriwayatkan bahwa para malaikat itu akan menghalau Dajjal dengan pedang-pedang mereka.

Ketiga, Getaran Madinah dan Keluarnya Orang Kafir dan Munafik. Ketika Dajjal tiba di daerah tandus (sabakhah) dekat Madinah, kota itu akan berguncang tiga kali. Getaran ini menjadi tanda bagi orang-orang kafir dan munafik untuk keluar. Ini adalah bentuk penyucian (tamzhir) Madinah dari orang-orang yang tidak beriman dengan benar. Imam Ibn Rajab Al-Hanbali dalam Fath Al-Bari (6/67) berkata: "Ini adalah salah satu tanda kenabian yang jelas, bahwa Madinah akan bersih dari orang-orang munafik pada saat itu."

Keempat, Hikmah di Balik Ini Semua. Allah melindungi Makkah dan Madinah karena keduanya adalah pusat iman dan tempat suci. Dajjal adalah fitnah terbesar, dan Allah tidak mengizinkannya mengotori tanah suci. Ini juga menjadi pengingat bagi kita untuk selalu menjaga keimanan dan menjauhi kemunafikan, karena pada akhirnya hanya orang-orang mukmin sejati yang akan selamat.

Story Telling

Diriwayatkan dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, bahwa suatu hari Nabi ﷺ bersabda kepada para sahabatnya tentang Dajjal. Beliau menggambarkan fitnahnya yang sangat besar, sehingga para sahabat bertanya-tanya dengan penuh kekhawatiran. Namun kemudian beliau menenangkan mereka dengan kabar gembira bahwa Makkah dan Madinah akan dijaga oleh para malaikat. Para sahabat pun merasa tenang, karena mereka tahu bahwa Allah tidak akan meninggalkan hamba-hamba-Nya yang beriman.

Kisah ini mengajarkan kita untuk selalu bertawakal kepada Allah dan percaya bahwa Dia akan melindungi orang-orang beriman dari fitnah besar, selama mereka berpegang teguh pada iman dan sunnah.

Kesimpulan Praktis

  1. Yakinlah dengan perlindungan Allah. Sebesar apa pun fitnah Dajjal, Allah telah menjamin perlindungan bagi Makkah dan Madinah. Ini adalah bukti kekuasaan dan kasih sayang-Nya.
  2. Jaga keimanan dan jauhi kemunafikan. Hadits ini mengingatkan bahwa pada saat fitnah besar, hanya orang-orang mukmin sejati yang akan selamat. Orang kafir dan munafik akan tersingkap dan keluar menuju kebinasaan.
  3. Perbanyaklah berdoa kepada Allah agar dilindungi dari fitnah Dajjal. Nabi ﷺ mengajarkan kita untuk berlindung dari fitnah Dajjal dalam setiap shalat, terutama setelah tasyahud akhir.
  4. Cintailah Makkah dan Madinah. Kedua kota ini adalah tanah suci yang dimuliakan Allah. Perbanyaklah berziarah ke sana jika mampu, dan hormatilah keduanya dengan hati yang penuh cinta.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan ini tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Untuk si kecil di rumah

Buku cerita anak bergambar tentang bersyukur dan bahaya sombong.

Rp 15.000 Lihat isi buku

Buku cerita anak · PDF

Qorun yang Sombong

Mimi Ummu Umar, penulis dan ilustrator

Kisah Qorun, sepupu Nabi Musa, yang diberi harta melimpah tapi lupa bersyukur. Diceritakan dengan bahasa anak dan ilustrasi penuh warna.

  • 12 halaman bergambar
  • Usia 3–8 tahun
  • Dengan ayat QS. Al-Qasas
  • PDF, bisa dicetak

Hasil penjualan ikut menjaga Hadits.id tetap gratis untuk semua.

Bayar QRIS, semua bank dan e-wallet. Langsung unduh.

Qorun yang Sombong

Rp 15.000

Scan untuk membayar

Menyiapkan QRIS…
  1. Simpan QRIS
  2. Buka apps bank / e-wallet
  3. Bayar dari galeri

Setelah dibayar, bukunya langsung bisa diunduh di sini dan link-nya dikirim ke .

بَارَكَ اللَّهُ فِيكُمْ

Bukunya sudah jadi milik Anda

Link unduhan juga dikirim ke . Simpan emailnya, link bisa dibuka lagi kapan saja.

Unduh PDF Baca langsung di browser

Email ini sudah punya bukunya

Link unduhan kami kirim ulang ke . Cek juga folder Promosi atau Spam.

Gimana penjelasannya?