Penjelasan AI

Penjelasan Hadits Muslim No. 2881 tentang Tanda kiamat: terbukanya dinding Ya'juj dan Ma'juj

Lihat teks hadits

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini mengabarkan bahwa pada zaman Nabi ﷺ, dinding penghalang Ya'juj dan Ma'juj telah mulai terbuka sedikit demi sedikit. Isyarat sembilan puluh dengan tangan menunjukkan bahwa yang terbuka adalah sebesar sembilan puluh bagian dari seratus, atau sekitar 90%. Ini adalah tanda dekatnya hari kiamat dan peringatan agar kita selalu waspada dan memperbanyak amal shalih.

Rujukan Ulama & Dalil

Ayat Al-Qur'an:

QS. Al-Kahfi [18]: 94-95

قَالُوا يَا ذَا الْقَرْنَيْنِ إِنَّ يَأْجُوجَ وَمَأْجُوجَ مُفْسِدُونَ فِي الْأَرْضِ فَهَلْ نَجْعَلُ لَكَ خَرْجًا عَلَىٰ أَنْ تَجْعَلَ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ سَدًّا. قَالَ مَا مَكَّنِّي فِيهِ رَبِّي خَيْرٌ فَأَعِينُونِي بِقُوَّةٍ أَجْعَلْ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُمْ رَدْمًا

"Mereka berkata: 'Wahai Dzulqarnain, sesungguhnya Ya'juj dan Ma'juj itu orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, maka dapatkah kami memberikan sesuatu pembayaran kepadamu supaya kamu membuat dinding antara kami dan mereka?' Dzulqarnain berkata: 'Apa yang telah dikuasakan oleh Tuhanku kepadaku terhadapnya adalah lebih baik, maka tolonglah aku dengan kekuatan (manusia dan alat), agar aku membuatkan dinding antara kamu dan mereka.'"

Hadits:

Hadits yang ditanyakan diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya, Kitab Fitnah wa Asyrath as-Sa'ah, Bab Qurb al-Fitnah wa Fath Raddam Ya'juj wa Ma'juj, no. 2881. Perawinya adalah Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu.

Penjelasan Ulama:

Imam an-Nawawi rahimahullah dalam Syarh Shahih Muslim (18/20-21) menjelaskan bahwa makna hadits ini adalah bahwa dinding Ya'juj dan Ma'juj telah mulai terbuka pada masa Nabi ﷺ. Isyarat sembilan puluh menunjukkan bahwa yang terbuka adalah sembilan puluh bagian dari seratus, sehingga tersisa sepuluh bagian saja. Ini menunjukkan semakin dekatnya hari kiamat.

Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullah dalam Fath al-Bari (13/100) juga menegaskan bahwa hadits ini adalah salah satu tanda kenabian, karena Nabi ﷺ mengabarkan sesuatu yang ghaib dan terbukti terjadi. Beliau juga mengutip perkataan Al-Qurthubi bahwa maksudnya adalah terbukanya jalan keluar bagi mereka secara bertahap.

Penjelasan Rinci

Hadits ini adalah salah satu mukjizat Nabi ﷺ yang mengabarkan tentang perkara ghaib. Ya'juj dan Ma'juj adalah dua kaum yang sangat besar jumlahnya dan sangat kuat, yang telah dikurung oleh Dzulqarnain dengan dinding besi dan tembaga yang sangat kokoh. Mereka terus berusaha melubangi dinding itu setiap hari, namun Allah menutupnya kembali. Namun, pada suatu masa, Allah mengizinkan dinding itu terbuka dan mereka akan keluar bertebaran di muka bumi, sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Anbiya' [21]: 96.

Imam an-Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa isyarat sembilan puluh dengan tangan bukan berarti tepat sembilan puluh persen, tetapi menunjukkan jumlah yang sangat besar. Ini adalah isyarat bahwa waktu keluarnya mereka sudah sangat dekat. Beliau juga menegaskan bahwa hadits ini adalah dalil bahwa fitnah dan kerusakan akan semakin besar menjelang hari kiamat.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah dalam Syarh Riyadh ash-Shalihin (6/234) menjelaskan bahwa hadits ini mengajarkan kita untuk tidak lengah dan selalu mempersiapkan diri. Meskipun waktu keluarnya Ya'juj dan Ma'juj tidak diketahui secara pasti, namun tanda-tandanya sudah mulai tampak. Oleh karena itu, kita harus memperbanyak taubat, istighfar, dan amal shalih.

Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di rahimahullah dalam Tafsir as-Sa'di (5/215) menafsirkan ayat tentang Ya'juj dan Ma'juj bahwa mereka adalah kaum yang sangat banyak dan kuat, dan keluarnya mereka adalah salah satu tanda besar hari kiamat. Beliau juga menekankan bahwa tidak ada yang bisa menahan mereka kecuali kekuasaan Allah.

Story Telling

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu bahwa suatu hari Nabi ﷺ keluar menemui para sahabat, lalu beliau bersabda: "Hari ini dinding Ya'juj dan Ma'juj telah terbuka sebesar ini." Beliau membuat lingkaran dengan ibu jari dan jari telunjuknya. Kemudian Wuhaib bin Khalid, salah seorang perawi, membuat isyarat sembilan puluh dengan tangannya untuk menjelaskan maksud Nabi ﷺ. (HR. Muslim)

Kisah ini menunjukkan betapa dekatnya hari kiamat menurut ukuran waktu Allah. Para sahabat pun sangat khawatir dan bertanya-tanya tentang hal itu. Namun Nabi ﷺ tidak memberikan penjelasan lebih lanjut, karena hal itu termasuk ilmu ghaib yang hanya diketahui Allah. Yang penting adalah kita mengambil pelajaran dan mempersiapkan diri.

Kesimpulan Praktis

  1. Yakinlah bahwa hari kiamat pasti datang dan tanda-tandanya sudah mulai tampak, termasuk terbukanya dinding Ya'juj dan Ma'juj.
  2. Perbanyaklah amal shalih dan jangan menunda-nunda taubat, karena kita tidak tahu kapan kiamat akan terjadi.
  3. Jadilah hamba yang selalu waspada dan tidak lengah terhadap tipu daya dunia.
  4. Jangan sibuk dengan hal-hal yang tidak bermanfaat, seperti memperdebatkan waktu pasti kiamat, karena itu hanya diketahui Allah.
  5. Ambillah pelajaran dari hadits ini untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.