Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini mengajarkan kita dua adab penting: (1) saat mendengar ayam berkokok, kita dianjurkan berdoa meminta karunia Allah karena ayam melihat malaikat; (2) saat mendengar ringkikan keledai, kita dianjurkan berlindung kepada Allah dari setan karena keledai melihat setan. Ini adalah petunjuk Nabi ﷺ agar kita memanfaatkan momen tersebut untuk beribadah dan memohon perlindungan.
Rujukan Ulama & Dalil
Ayat Al-Qur'an yang relevan (tentang setan dan malaikat):
QS. Al-Baqarah [2]: 98 – “مَنْ كَانَ عَدُوًّا لِلَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَرُسُلِهِ وَجِبْرِيلَ وَمِيكَالَ فَإِنَّ اللَّهَ عَدُوٌّ لِلْكَافِرِينَ”
(Barang siapa menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah adalah musuh bagi orang-orang kafir.)
QS. An-Nas [114]: 1-6 – Ayat tentang berlindung dari godaan setan.
Hadits yang dijelaskan:
Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda:
“إِذَا سَمِعْتُمْ صِيَاحَ الدِّيَكَةِ فَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ فَإِنَّهَا رَأَتْ مَلَكًا، وَإِذَا سَمِعْتُمْ نَهِيقَ الْحِمَارِ فَتَعَوَّذُوا بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ فَإِنَّهَا رَأَتْ شَيْطَانًا”
(Shahih Muslim, no. 2729, Kitab Zikir, Doa, Taubat, dan Istighfar, Bab Disunnahkan Berdoa Saat Ayam Berkokok).
Penjelasan ulama dari daftar:
- Imam an-Nawawi (dalam Syarh Shahih Muslim, 17/32) menjelaskan: “Hadits ini menunjukkan anjuran berdoa ketika mendengar kokok ayam, karena ayam melihat malaikat, dan malaikat membawa rahmat. Sedangkan keledai melihat setan, sehingga kita diperintahkan berlindung dari kejahatan setan.”
- Ibnu Hajar al-Asqalani (dalam Fathul Bari, 6/340) menambahkan: “Hikmahnya adalah bahwa hewan-hewan ini memiliki keistimewaan penglihatan yang berbeda dengan manusia; ayam dapat melihat malaikat yang membawa kebaikan, keledai dapat melihat setan yang membawa kejahatan. Maka manusia diperintahkan untuk mengikuti petunjuk tersebut dengan doa dan ta’awwudz.”
- Syeikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin (dalam Syarh Riyadhush Shalihin, 5/242) berkata: “Doa ‘mintalah dari karunia-Nya’ bersifat umum, bisa berupa kebaikan dunia atau akhirat. Sedangkan ta’awwudz dari setan adalah dengan membaca a’udzu billahi minasy syaithanir rajim atau doa lainnya.”
Penjelasan Rinci
Hadits ini mengandung dua petunjuk praktis dalam kehidupan sehari-hari. Pertama, ketika mendengar kokok ayam, hendaknya kita segera berdoa memohon karunia Allah. Ayam memiliki kemampuan melihat malaikat, dan malaikat selalu membawa rahmat. Maka waktu tersebut adalah saat yang mustajab untuk berdoa. Imam al-Bukhari (dalam Al-Adab al-Mufrad) meriwayatkan bahwa sebagian sahabat apabila mendengar ayam berkokok, mereka langsung berdoa. Ini menunjukkan pengamalan langsung para salaf.
Kedua, ketika mendengar ringkikan keledai, hendaknya kita berlindung kepada Allah dari setan. Karena keledai melihat setan, dan setan adalah makhluk yang membawa kejahatan. Imam al-Albani (dalam Silsilah al-Hadits ash-Shahihah, no. 1492) menegaskan bahwa hadits ini shahih dan menjadi dalil tentang adanya hubungan antara aktivitas hewan dengan alam gaib.
Perlu dipahami bahwa bukan berarti kokok ayam atau ringkikan keledai itu sendiri yang menjadi sebab, melainkan momen tersebut mengingatkan kita pada kehadiran malaikat atau setan. Ayam berkokok bisa jadi karena melihat malaikat, dan kita dianjurkan berdoa. Keledai meringkik bisa jadi karena melihat setan, dan kita dianjurkan berlindung. Imam al-Khallal (dalam Al-Amr bil Ma’ruf) meriwayatkan dari Imam Ahmad bin Hanbal bahwa beliau mengamalkan hal ini: apabila mendengar ayam berkokok di malam hari, beliau langsung bangun dan berdoa.
Sebagian ulama juga menjelaskan bahwa ini bukan berarti setiap ayam pasti melihat malaikat atau setiap keledai pasti melihat setan. Namun karena tabiatnya, ayam lebih mudah melihat malaikat dan keledai lebih mudah melihat setan. Wallahu a’lam.
Story Telling
Diriwayatkan dari Al-Hasan al-Bashri (seorang tabi’in besar), bahwa beliau pernah berkata: “Sesungguhnya hewan-hewan itu melihat apa yang tidak kalian lihat. Maka apabila kalian mendengar suara ayam, ingatlah bahwa malaikat sedang turun membawa rahmat, dan apabila kalian mendengar suara keledai, ingatlah bahwa setan sedang mendekat, lalu berlindunglah.” (Diriwayatkan oleh Ibn Abi Syaibah dalam Al-Mushannaf secara makna). Kisah ini menunjukkan bagaimana generasi salaf memahami dan menghayati sunnah Nabi ﷺ dalam kehidupan sehari-hari.
Kesimpulan Praktis
- Saat mendengar ayam berkokok – segera berdoa kepada Allah meminta karunia-Nya, baik karunia dunia maupun akhirat. Misalnya: “Allahumma inni as’aluka min fadhlika” atau doa apa pun yang baik.
- Saat mendengar ringkikan keledai – segera ucapkan ta’awwudz: “A’udzu billahi minasy syaithanir rajim” atau doa lainnya.
- Jangan menganggap remeh petunjuk Nabi ini; ia adalah bagian dari adab yang diajarkan untuk selalu mengingat Allah dalam setiap keadaan.
- Amalkan secara konsisten agar hidup penuh dengan dzikir dan perlindungan dari setan.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.