Penjelasan Hadits Muslim No. 2727 tentang Dzikir sebelum tidur lebih baik daripada pelayan

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini mengajarkan sebuah amalan ringan namun sangat besar pahalanya, yaitu membaca takbir 34 kali, tasbih 33 kali, dan tahmid 33 kali sebelum tidur. Amalan ini lebih bermanfaat daripada memiliki seorang pelayan yang membantu pekerjaan rumah. Nabi ﷺ mengajarkannya kepada putrinya Fatimah dan menantunya Ali sebagai ganti dari permintaan mereka akan seorang pembantu.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih Muslim, Kitab Dzikir, Doa, Taubat, dan Istighfar, Bab Tespih di Awal Hari dan Saat Tidur, nomor 2727. Perawi sahabatnya adalah Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu.

Adapun ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan keutamaan dzikir secara umum:

وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

QS. Al-Ahzab [33]: 35

"Dan orang-orang yang banyak mengingat Allah, baik laki-laki maupun perempuan, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar."

Imam Ibn Katsir rahimahullah dalam tafsirnya menjelaskan bahwa ayat ini menunjukkan keutamaan orang-orang yang senantiasa berdzikir kepada Allah dalam segala keadaan, dan bahwa Allah menjanjikan ampunan serta pahala yang agung bagi mereka.

Penjelasan Rinci

Hadits ini memiliki beberapa pelajaran penting yang dijelaskan oleh para ulama dalam daftar rujukan:

Pertama, hadits ini menunjukkan kasih sayang Nabi ﷺ kepada keluarganya. Imam an-Nawawi rahimahullah dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa Nabi ﷺ tidak hanya memenuhi kebutuhan duniawi mereka, tetapi memberikan sesuatu yang jauh lebih berharga, yaitu amalan yang mendekatkan diri kepada Allah.

Kedua, tentang jumlah bacaan. Dalam riwayat ini disebutkan takbir 34 kali, tasbih 33 kali, dan tahmid 33 kali. Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullah dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa para ulama berbeda pendapat tentang urutan dan jumlahnya, namun yang paling kuat adalah apa yang disebutkan dalam hadits ini, karena shahih dan jelas.

Ketiga, tentang keutamaan amalan ini. Nabi ﷺ bersabda bahwa amalan ini "lebih baik bagi kalian daripada seorang pelayan." Ibn Qayyim al-Jawziyyah rahimahullah dalam kitabnya menjelaskan bahwa dzikir ini menguatkan hati, menenangkan jiwa, dan membantu seseorang bangun dengan semangat. Kekuatan ruhani lebih bermanfaat daripada bantuan fisik.

Keempat, tentang adab Nabi ﷺ. Beliau duduk di antara Ali dan Fatimah, bahkan Ali merasakan dinginnya telapak kaki Nabi ﷺ di dadanya. Ini menunjukkan kerendahan hati dan keakraban Nabi ﷺ dengan keluarganya. Imam an-Nawawi menyebutkan bahwa ini adalah contoh tawadhu' Nabi ﷺ.

Kelima, tentang waktu membacanya. Hadits ini menyebutkan "ketika kalian hendak tidur." Ibn Rajab al-Hanbali rahimahullah menjelaskan bahwa dzikir sebelum tidur memiliki keistimewaan karena menutup hari dengan mengingat Allah dan menjadikan tidur dalam keadaan berdzikir.

Story Telling

Dikisahkan bahwa Fatimah radhiyallahu 'anha, putri Nabi ﷺ, datang mengeluh kepada ayahnya tentang tangannya yang lecet karena menggiling gandum. Saat itu Nabi ﷺ kedatangan tawanan perang, dan Fatimah berharap mendapatkan seorang pelayan untuk membantu pekerjaan rumah tangganya.

Namun Nabi ﷺ tidak menemukannya saat itu. Fatimah pun pulang. Ketika Nabi ﷺ datang ke rumah Ali dan Fatimah, keduanya sudah berbaring di tempat tidur. Ali berkata, "Kami hendak bangun menghormat, tetapi Nabi ﷺ berkata, 'Tetaplah di tempat kalian.'"

Nabi ﷺ duduk di antara mereka, dan Ali merasakan dinginnya telapak kaki Nabi ﷺ di dadanya. Kemudian Nabi ﷺ mengajarkan sesuatu yang jauh lebih berharga daripada seorang pelayan: dzikir sebelum tidur.

Imam Muslim meriwayatkan kisah ini dalam Shahihnya, dan Imam an-Nawawi dalam Syarahnya menyebutkan bahwa ini adalah salah satu bentuk pengajaran Nabi ﷺ yang penuh hikmah, menggantikan permintaan duniawi dengan amalan ukhrawi.

Kesimpulan Praktis

  1. Bacalah takbir (Allahu Akbar) 34 kali, tasbih (Subhanallah) 33 kali, dan tahmid (Alhamdulillah) 33 kali setiap hendak tidur.
  2. Amalan ini ringan namun pahalanya besar, lebih baik daripada bantuan manusia.
  3. Nabi ﷺ mengajarkan kepada kita untuk mengutamakan amalan ruhani daripada kesenangan duniawi.
  4. Hendaklah kita meneladani kasih sayang dan tawadhu' Nabi ﷺ kepada keluarga.
  5. Dzikir sebelum tidur menenangkan hati dan menjadikan tidur bernilai ibadah.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?