Bab Larangan Berhenti di Jalan dan di Tempat Teduh
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ، وَقُتَيْبَةُ، وَابْنُ، حُجْرٍ جَمِيعًا عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ جَعْفَرٍ، - قَالَ ابْنُ أَيُّوبَ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، - أَخْبَرَنِي الْعَلاَءُ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ " اتَّقُوا اللَّعَّانَيْنِ " . قَالُوا وَمَا اللَّعَّانَانِ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ " الَّذِي يَتَخَلَّى فِي طَرِيقِ النَّاسِ أَوْ فِي ظِلِّهِمْ " .
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Ayyub, dan Qutaibah, dan Ibn Hujr semuanya dari Ismail bin Ja'far, - Yahya bin Ayyub berkata: Telah menceritakan kepada kami Ismail, - ia memberitakan kepada saya Al-Ala, dari ayahnya, dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda: "Hati-hatilah kalian dari dua hal yang mendatangkan kutukan." Mereka bertanya: "Apa itu dua hal yang mendatangkan kutukan, wahai Rasulullah?" Beliau bersabda: "Yaitu yang beristirahat di jalan orang-orang atau di tempat teduh mereka."
☝️ Salin kutipan hadits diatasDonasi operasional website
Rp 10,000
Rp 30,000
Rp 50,000
Rp 100,000
Rp 1,000,000
“Dan apa saja yang kamu infakkan, Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rizki yang terbaik.” (QS. Saba’/34: 39)
