Bab Bertekad dalam Doa dan Jangan Mengatakan Jika Engkau Menghendaki
Shahih
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَزُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، جَمِيعًا عَنِ ابْنِ عُلَيَّةَ، قَالَ أَبُو بَكْرٍ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ، عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " إِذَا دَعَا أَحَدُكُمْ فَلْيَعْزِمْ فِي الدُّعَاءِ وَلاَ يَقُلِ اللَّهُمَّ إِنْ شِئْتَ فَأَعْطِنِي فَإِنَّ اللَّهَ لاَ مُسْتَكْرِهَ لَهُ " .
Anas melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Jika salah seorang di antara kalian berdoa, hendaklah ia bertekad dalam doanya dan janganlah ia berkata: "Ya Allah, jika Engkau menghendaki, maka berikanlah kepadaku, karena sesungguhnya Allah tidak ada yang memaksanya."