Bab Ditentukan bagi Anak Adam Bagian dari Zina dan Lainnya
Shahih
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ مَنْصُورٍ، أَخْبَرَنَا أَبُو هِشَامٍ الْمَخْزُومِيُّ، حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ، حَدَّثَنَا سُهَيْلُ بْنُ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ " كُتِبَ عَلَى ابْنِ آدَمَ نَصِيبُهُ مِنَ الزِّنَى مُدْرِكٌ ذَلِكَ لاَ مَحَالَةَ فَالْعَيْنَانِ زِنَاهُمَا النَّظَرُ وَالأُذُنَانِ زِنَاهُمَا الاِسْتِمَاعُ وَاللِّسَانُ زِنَاهُ الْكَلاَمُ وَالْيَدُ زِنَاهَا الْبَطْشُ وَالرِّجْلُ زِنَاهَا الْخُطَا وَالْقَلْبُ يَهْوَى وَيَتَمَنَّى وَيُصَدِّقُ ذَلِكَ الْفَرْجُ وَيُكَذِّبُهُ " .
Dari Abu Hurairah, Nabi ﷺ bersabda, "Telah ditentukan bagi anak Adam bagian dari zina yang pasti akan dilakukannya. Tidak ada jalan untuk menghindarinya. Zina mata adalah pandangan yang penuh nafsu, zina telinga adalah mendengarkan (lagu atau pembicaraan) yang menggoda, zina lidah adalah ucapan yang cabul, zina tangan adalah pelukan yang penuh nafsu, zina kaki adalah berjalan (ke tempat) di mana ia berniat untuk berzina, dan hati itu merindukan dan menginginkan yang mungkin atau mungkin tidak ia laksanakan."