Bab Menjelaskan Perumpamaan Apa yang Dibawa oleh Nabi ﷺ dari Petunjuk dan Ilmu
Shahih
haddatsana abu bakri ibnu abi syaybaha, waabu amirin alasyariyyu wamuhammadu ibnu alalai - waallafzhu labi amirin - qalu haddatsana abu usamaha, an buraydin, an abi burdaha, an abi musa, ani annabiyyi qala " inna matsala ma baatsani allahu bihi azza wajalla mina alhuda waalilmi kamatsali ghaytsin ashaba ardhan fakanat minha thaifahun thayyibahun qabilati almaa faanbatati alkala waalusyba alkatsira wakana minha ajadibu amsakati almaa fanafaa allahu biha annasa fasyaribu minha wasaqaw waraaw waashaba thaifahan minha ukhra innama hiya qianun la tumsiku maan wala tunbitu kalan fadzalika matsalu man faquha fi dini allahi wanafaahu bima baatsani allahu bihi faalima waallama wamatsalu man lam yarfa bidzalika rasan walam yaqbal huda allahi adzi ursiltu bihi ".
Abu Musa melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Perumpamaan petunjuk dan ilmu yang Allah, Yang Maha Tinggi dan Mulia, kirimkan kepadaku adalah seperti hujan yang turun ke bumi. Ada tanah yang baik yang menerima hujan dengan antusias dan sebagai hasilnya tumbuhlah padanya tumbuhan dan rumput yang melimpah. Kemudian ada tanah yang keras dan tandus yang menahan air dan orang-orang mengambil manfaat darinya, mereka meminumnya dan memberi minum hewan ternak. Kemudian ada tanah lain yang tandus. Tidak ada air yang tertahan di dalamnya, dan tidak ada rumput yang tumbuh di dalamnya. Dan itulah perumpamaan orang pertama yang memahami agama Allah dan menjadi sumber manfaat baginya dengan apa yang Allah kirimkan kepadaku. (Yang kedua adalah) orang yang memperoleh ilmu agama dan menyampaikannya kepada orang lain. (Kemudian yang lainnya adalah) orang yang tidak memperhatikan (ilmu yang diwahyukan) dan dengan demikian tidak menerima petunjuk Allah yang dengannya aku diutus."