Penjelasan Hadits Muslim No. 2240 tentang Keutamaan membunuh cicak pada pukulan pertama

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menjelaskan keutamaan membunuh cicak (gecko/وزغة) sebagai bentuk ibadah, dengan pahala yang lebih besar jika dilakukan pada pukulan pertama. Semakin cepat dan tepat dalam membunuhnya, semakin besar pahalanya. Ini menunjukkan bahwa Islam mengajarkan untuk bersungguh-sungguh dalam beramal, termasuk dalam hal yang tampak kecil.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih Muslim, Kitab Salam, Bab Disunnahkannya Membunuh Gecko, dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu.

Teks hadits:

وَحَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، أَخْبَرَنَا خَالِدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، عَنْ سُهَيْلٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ "مَنْ قَتَلَ وَزَغَةً فِي أَوَّلِ ضَرْبَةٍ فَلَهُ كَذَا وَكَذَا حَسَنَةً وَمَنْ قَتَلَهَا فِي الضَّرْبَةِ الثَّانِيَةِ فَلَهُ كَذَا وَكَذَا حَسَنَةً لِدُونِ الْأُولَى وَإِنْ قَتَلَهَا فِي الضَّرْبَةِ الثَّالِثَةِ فَلَهُ كَذَا وَكَذَا حَسَنَةً لِدُونِ الثَّانِيَةِ"

Terjemahan: "Siapa yang membunuh cicak dengan pukulan pertama, baginya sekian dan sekian pahala, dan siapa yang membunuhnya dengan pukulan kedua, baginya sekian dan sekian pahala kurang dari yang pertama, dan siapa yang membunuhnya dengan pukulan ketiga, baginya sekian dan sekian pahala kurang dari yang kedua."

Dalil Al-Qur'an yang relevan tentang semangat beramal:

QS. Al-Baqarah [2]: 148

وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا ۖ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ ۚ أَيْنَ مَا تَكُونُوا يَأْتِ بِكُمُ اللَّهُ جَمِيعًا ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Terjemahan: "Dan setiap umat mempunyai kiblat yang dia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan. Di mana saja kamu berada, pasti Allah akan mengumpulkan kamu semuanya. Sungguh, Allah Mahakuasa atas segala sesuatu."

Penjelasan Rinci

Hadits ini menunjukkan bahwa membunuh cicak adalah amalan yang disyariatkan dan memiliki pahala. Imam an-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa cicak termasuk hewan yang diperintahkan untuk dibunuh karena termasuk hewan yang membahayakan (mu'dzi). Beliau menyebutkan bahwa para ulama sepakat tentang disunnahkannya membunuh cicak, dan pahala yang dijanjikan menunjukkan keutamaan melakukannya dengan segera.

Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari (meskipun ini syarah Bukhari, namun beliau juga mengomentari hadits Muslim) menjelaskan bahwa penyebutan "sekian dan sekian" adalah bentuk ta'zhim (pengagungan) yang menunjukkan besarnya pahala, dan pengurangan pahala pada pukulan berikutnya menunjukkan bahwa semakin cepat dalam melaksanakan kebaikan, semakin besar pahalanya. Ini juga mengajarkan untuk tidak menunda-nunda amal saleh.

Imam an-Nawawi juga menyebutkan bahwa hikmah membunuh cicak adalah karena cicak dapat menimbulkan bahaya, dan ia termasuk hewan yang mengganggu. Dalam hadits lain disebutkan bahwa cicak pernah meniup api yang membakar Nabi Ibrahim 'alaihissalam, sehingga ia termasuk hewan yang dimusuhi.

Para ulama seperti Ibn Rajab al-Hanbali dalam Lathaif al-Ma'arif menjelaskan bahwa amal yang dilakukan dengan segera dan sungguh-sungguh akan mendapatkan pahala yang lebih besar, sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Baqarah [2]: 148 tentang berlomba-lomba dalam kebaikan.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa Ummu Syarik radhiyallahu 'anha pernah bertanya kepada Nabi ﷺ tentang membunuh cicak, dan beliau memerintahkannya. Dalam riwayat lain, Nabi ﷺ menyebutkan bahwa cicak termasuk hewan yang meniup api yang membakar Nabi Ibrahim 'alaihissalam. (HR. Bukhari dan Muslim). Hikmahnya adalah bahwa Islam mengajarkan untuk menghilangkan bahaya dan mengikuti perintah dengan segera, serta tidak meremehkan amal kecil sekalipun.

Kesimpulan Praktis

  1. Membunuh cicak adalah amalan yang disyariatkan dan memiliki pahala.
  2. Pahala lebih besar jika dilakukan pada pukulan pertama, menunjukkan keutamaan bersegera dalam kebaikan.
  3. Hendaknya kita tidak menunda-nunda amal saleh, sekecil apapun itu.
  4. Menghilangkan bahaya dari diri dan lingkungan adalah bagian dari ajaran Islam.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?