Bab Larangan Melihat ke Rumah Orang Lain

HR. Muslim no. 2158Shahih

حَدَّثَنِي زُهَيْرُ بْنُ حَرْبٍ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ سُهَيْلٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ " مَنِ اطَّلَعَ فِي بَيْتِ قَوْمٍ بِغَيْرِ إِذْنِهِمْ فَقَدْ حَلَّ لَهُمْ أَنْ يَفْقَئُوا عَيْنَهُ " .

Cara baca (latin)

haddatsani zuhayru ibnu harbin, haddatsana jarirun, an suhaylin, an abihi, an abi hurayraha, ani annabiyyi qala " mani atthalaa fi bayti qawmin bighayri idznihim faqad halla lahum an yafqau aynahu ".

Abu Huraira melaporkan bahwa ia mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: "Barangsiapa yang mengintip ke rumah orang lain tanpa izin mereka, maka mereka diperbolehkan untuk mengeluarkan matanya."

Belajar nahwu 13 kata Ketuk kata Arab untuk melihat arti dan kedudukannya.

Barangsiapa yang mengintip ke rumah orang lain tanpa izin mereka, maka mereka diperbolehkan untuk mengeluarkan matanya.

1/13

مَنِ

Barangsiapa

Isim kata benda

Kata 'man' adalah isim syarat yang menunjukkan makna 'siapa pun'. Ia berfungsi sebagai subjek (mubtada) dan juga sebagai syarat yang membutuhkan jawaban. Dalam konteks ini, ia mengikat kalimat syarat dengan jawabannya.

Analisis dibantu AI.