Penjelasan Hadits Muslim No. 2050 tentang Anjuran memilih buah kabaṭ yang hitam dan Nabi pernah menggembala domba

Tentu. Berikut penjelasan hadits tersebut sesuai kaidah dan batasan yang diberikan.

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menunjukkan bahwa Nabi ﷺ pernah menggembala kambing, dan itu adalah pekerjaan para nabi. Beliau juga membimbing para sahabat dalam hal yang mubah (memilih buah kabaṭ yang paling baik), yang menunjukkan kelembutan dan perhatian beliau. Hadits ini mengajarkan tawadhu, kejujuran, dan bahwa pekerjaan menggembala adalah bagian dari kehidupan para nabi.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih Muslim, Kitab Minuman, Bab Keutamaan Hitam dari Kabaṭ, no. 2050, dari Jabir bin Abdullah radhiyallahu 'anhu.

Teks hadits lengkap:

حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ، عَنْ يُونُسَ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ ﷺ بِمَرِّ الظَّهْرَانِ وَنَحْنُ نَجْنِي الْكَبَاثَ فَقَالَ النَّبِيُّ ﷺ "عَلَيْكُمْ بِالأَسْوَدِ مِنْهُ". قَالَ فَقُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ كَأَنَّكَ رَعَيْتَ الْغَنَمَ قَالَ "نَعَمْ وَهَلْ مِنْ نَبِيٍّ إِلاَّ وَقَدْ رَعَاهَا" أَوْ نَحْوَ هَذَا مِنَ الْقَوْلِ.

Terjemahan:

"Telah bercerita kepadaku Abu Thahir, telah mengabarkan kepada kami Abdullah bin Wahb, dari Yunus, dari Ibn Syihab, dari Abu Salamah bin Abdurrahman, dari Jabir bin Abdullah, ia berkata: Kami bersama Nabi ﷺ di Marr az-Zahran, dan kami sedang memetik buah dari pohon Kabaṭ, lalu Nabi ﷺ bersabda: 'Ambillah hanya yang hitam dari buahnya.' Kami berkata: 'Wahai Rasulullah, sepertinya Anda pernah menggembalakan domba.' Beliau menjawab: 'Ya. Apakah ada Nabi yang tidak menggembalakannya?'"

Hadits ini juga memiliki kaitan dengan ayat Al-Qur'an tentang para nabi yang menggembala, meskipun tidak disebutkan secara eksplisit. Allah berfirman:

وَمَا أَرْسَلْنَا قَبْلَكَ إِلَّا رِجَالًا نُوحِي إِلَيْهِمْ ۖ فَاسْأَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِنْ كُنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

QS. Al-Anbiya [21]: 7

"Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu, melainkan orang-orang lelaki yang Kami beri wahyu kepada mereka; maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui."

Ayat ini menunjukkan bahwa para nabi adalah manusia biasa yang memiliki pekerjaan, termasuk menggembala, sebagaimana dijelaskan dalam hadits ini.

Penjelasan Rinci

Hadits ini memiliki beberapa pelajaran penting:

  1. Kabar tentang pekerjaan para nabi: Nabi ﷺ menegaskan bahwa hampir semua nabi pernah menggembala kambing. Ini menunjukkan bahwa menggembala adalah pekerjaan yang mulia dan melatih kesabaran, tanggung jawab, dan kepemimpinan. Imam Ibn Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa hikmahnya adalah agar para nabi terlatih dalam mengurus makhluk, sehingga mereka siap memimpin umat.
  2. Bimbingan dalam hal mubah: Nabi ﷺ memberi arahan tentang memilih buah kabaṭ yang hitam karena lebih matang dan enak. Ini menunjukkan bahwa beliau tidak hanya membimbing dalam ibadah, tetapi juga dalam urusan duniawi yang bermanfaat. Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menyebutkan bahwa ini adalah bentuk kasih sayang dan perhatian beliau kepada para sahabat.
  3. Tawadhu dan kejujuran: Ketika para sahabat menyadari bahwa Nabi ﷺ tahu banyak tentang menggembala, beliau tidak menyombongkan diri, tetapi justru menegaskan bahwa itu adalah hal biasa bagi para nabi. Ini mengajarkan kita untuk tidak merasa tinggi dengan ilmu atau pengalaman, tetapi tetap rendah hati.
  4. Kabar tentang Marr az-Zahran: Ini adalah tempat di dekat Mekah, dan peristiwa ini terjadi saat perjalanan. Imam Ibn Katsir dalam Al-Bidayah wan Nihayah menyebutkan bahwa peristiwa ini menunjukkan kehidupan Nabi ﷺ yang sederhana dan dekat dengan alam.

Para ulama seperti Ibn Taymiyyah dan Ibn Qayyim al-Jawziyyah sering menekankan bahwa meneladani Nabi ﷺ mencakup aspek kehidupan sehari-hari, termasuk cara beliau berinteraksi dengan lingkungan dan pekerjaan. Imam asy-Syafi'i juga menegaskan pentingnya mengikuti sunnah dalam hal-hal yang tampak kecil sekalipun.

Story Telling

Dikisahkan bahwa suatu ketika, Nabi ﷺ bersama para sahabat berada di Marr az-Zahran. Mereka sedang memetik buah kabaṭ, sejenis buah yang tumbuh di pohon berduri. Nabi ﷺ memperhatikan mereka dan bersabda, "Ambillah yang hitam, karena itu yang paling enak." Para sahabat terkejut dan bertanya, "Wahai Rasulullah, sepertinya Anda pernah menggembalakan domba." Nabi ﷺ tersenyum dan menjawab, "Ya, apakah ada nabi yang tidak menggembalakannya?"

Kisah ini menggambarkan betapa dekatnya Nabi ﷺ dengan kehidupan sehari-hari para sahabat. Beliau tidak hanya seorang pemimpin spiritual, tetapi juga seorang yang memahami alam dan pekerjaan manusia. Ini mengingatkan kita pada kisah Nabi Musa dan Nabi Syu'aib yang juga menggembala, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an. Hikmahnya adalah bahwa pekerjaan sederhana seperti menggembala dapat menjadi sarana untuk melatih kesabaran dan kepemimpinan.

Kesimpulan Praktis

  1. Teladani tawadhu Nabi ﷺ: Jangan merasa tinggi dengan pekerjaan atau ilmu, karena para nabi pun menggembala.
  2. Ikuti bimbingan Nabi ﷺ dalam hal mubah: Meskipun urusan duniawi, tetap perhatikan nasihat beliau yang membawa manfaat.
  3. Hargai pekerjaan sederhana: Menggembala, bertani, atau pekerjaan lain adalah sarana melatih kesabaran dan tanggung jawab.
  4. Pelajari kehidupan para nabi: Kisah mereka mengajarkan kita untuk rendah hati dan dekat dengan realitas.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?