Penjelasan AI

Penjelasan Hadits Muslim No. 1955 tentang Perintah berbuat baik saat menyembelih dan mengasah pisau

Lihat teks hadits

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini mengajarkan bahwa Allah mewajibkan ihsan (berbuat baik) dalam setiap hal, termasuk dalam membunuh dan menyembelih. Dalam penyembelihan, ihsan berarti mengasah pisau setajam mungkin dan menyembelih dengan cepat agar hewan tidak tersiksa. Ini adalah ajaran Islam yang sangat mulia tentang kasih sayang kepada hewan.

Rujukan Ulama & Dalil

Ayat Al-Qur'an:

Allah Ta'ala berfirman:

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ

"Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat ihsan (kebajikan), serta memberi kepada kaum kerabat." (QS. An-Nahl [16]: 90)

Ayat ini menjadi dasar umum perintah ihsan dalam segala hal, termasuk dalam penyembelihan.

Hadits:

Hadits yang diriwayatkan oleh Shaddad bin Aus radhiyallahu 'anhu ini terdapat dalam Shahih Muslim no. 1955. Imam Muslim meriwayatkannya dengan sanad yang shahih dari Abu Qilabah, dari Abul Asy'ats, dari Shaddad bin Aus.

Kaitan dengan Ulama:

Imam an-Nawawi rahimahullah dalam kitab Syarh Shahih Muslim (13/120) menjelaskan: "Hadits ini mengandung perintah untuk berbuat baik dalam segala hal. Makna 'Allah mewajibkan ihsan' adalah Allah memerintahkan dan menetapkan syariat-Nya agar kita berbuat baik dalam setiap perkara."

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah dalam Syarh Riyadhush Shalihin (1/256) menjelaskan: "Ihsan dalam menyembelih adalah dengan mengasah pisau, menyembelih dengan cepat, dan memotong urat leher dengan sempurna agar hewan cepat mati."

Penjelasan Rinci

Hadits ini merupakan salah satu hadits yang sangat agung dalam Islam karena mencakup perintah ihsan (berbuat baik) secara umum. Kata "kataba" di sini bermakna "wajaba" (mewajibkan) menurut para ulama, sebagaimana dijelaskan oleh Imam an-Nawawi.

Makna Ihsan dalam Hadits:

  1. Ihsan dalam membunuh (al-qitlah): Jika dalam kondisi yang dibenarkan syariat, seperti qishash atau perang, maka harus dilakukan dengan cara yang paling ringan. Tidak boleh menyiksa, memutilasi, atau membunuh dengan cara yang kejam. Imam Ibn Rajab al-Hanbali dalam Jami'ul 'Ulum wal Hikam menjelaskan bahwa larangan mutilasi (mutsilah) termasuk dalam keumuman hadits ini.
  2. Ihsan dalam menyembelih (adz-dzabh): Ini mencakup beberapa hal:
  • Mengasah pisau setajam mungkin agar hewan tidak merasakan sakit yang berkepanjangan
  • Menyembelih dengan cepat dan tepat pada urat leher
  • Tidak menajamkan pisau di hadapan hewan yang akan disembelih
  • Memberi hewan minum sebelum disembelih jika ia kehausan

Imam Ibn Qayyim al-Jawziyyah dalam Zadul Ma'ad (4/28) menjelaskan: "Nabi ﷺ memerintahkan untuk mengasah pisau dan membuat hewan sembelihan mati dengan nyaman. Ini menunjukkan bahwa syariat sangat memperhatikan kesejahteraan hewan."

Hikmah dari Hadits:

Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di dalam Bahjatul Qulub al-Abrar menjelaskan bahwa hadits ini mengajarkan:

  • Islam adalah agama yang penuh kasih sayang
  • Berbuat baik bukan hanya kepada manusia, tapi juga kepada hewan
  • Setiap muslim harus memiliki sifat ihsan dalam segala urusannya

Story Telling

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar radhiyallahu 'anhuma bahwa ia pernah melewati sekelompok orang yang sedang menajamkan pisau mereka di hadapan hewan yang akan disembelih. Maka ia berkata: "Celakalah kalian! Apakah kalian menyiksa hewan ini? Tidakkah kalian menajamkan pisau kalian sebelum hewan itu dibawa?" (HR. Ahmad, sanadnya shahih)

Kisah ini menunjukkan bagaimana para sahabat sangat memperhatikan adab penyembelihan. Mereka memahami bahwa menyembelih bukan sekadar memotong leher, tetapi ada tanggung jawab moral untuk tidak menyakiti hewan lebih dari yang diperlukan.

Kesimpulan Praktis

  1. Ihsan adalah kewajiban dalam setiap perbuatan, termasuk dalam menyembelih hewan
  2. Sebelum menyembelih, pastikan pisau sudah tajam dan siap digunakan
  3. Saat menyembelih, lakukan dengan cepat dan tepat pada urat leher
  4. Jangan menajamkan pisau di hadapan hewan yang akan disembelih
  5. Berikan kenyamanan pada hewan sebelum dan saat penyembelihan

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Komunitas

Follow @haditsindonesia

Penjelasannya membantu? Yuk follow kami di media sosial — hadits pilihan setiap hari.