Shahih Muslim · Kitab Kepemimpinan · No. 1914

Bab Penjelasan tentang Para Saksi

Shahih

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنْ سُمَىٍّ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ ‏"‏ بَيْنَمَا رَجُلٌ يَمْشِي بِطَرِيقٍ وَجَدَ غُصْنَ شَوْكٍ عَلَى الطَّرِيقِ فَأَخَّرَهُ فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ ‏"‏ ‏.‏ وَقَالَ ‏"‏ الشُّهَدَاءُ خَمْسَةٌ الْمَطْعُونُ وَالْمَبْطُونُ وَالْغَرِقُ وَصَاحِبُ الْهَدْمِ وَالشَّهِيدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ ‏"‏ ‏.‏

haddatsana yahya ibnu yahya, qala qaratu ala malikin an sumain, an abi shalihin, an abi hurayraha, anna rasula allahi qala " baynama rajulun yamsyi bithariqin wajada ghushna syawkin ala atthariqi faakkharahu fasyakara allahu lahu faghafara lahu ". waqala " assyuhadau khamsahun almathunu waalmabthunu waalghariqu washahibu alhadmi waassyahidu fi sabili allahi azza wajalla ".

Telah diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Ketika seorang laki-laki berjalan di suatu jalan, ia menemukan sebatang duri di jalan dan menyingkirkannya, Allah akan menghargainya dan mengampuninya." Rasulullah ﷺ bersabda: "Para syuhada ada lima jenis: orang yang mati karena wabah; orang yang mati karena diare (atau kolera); orang yang tenggelam; orang yang tertimbun reruntuhan; dan orang yang mati berjuang di jalan Allah."