Shahih Muslim · Kitab Perdagangan · No. 1609

Bab Menanam Kayu di Dinding Tetangga

Shahih

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى، قَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكٍ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ ‏"‏ لاَ يَمْنَعْ أَحَدُكُمْ جَارَهُ أَنْ يَغْرِزَ خَشَبَةً فِي جِدَارِهِ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ ثُمَّ يَقُولُ أَبُو هُرَيْرَةَ مَا لِي أَرَاكُمْ عَنْهَا مُعْرِضِينَ وَاللَّهِ لأَرْمِيَنَّ بِهَا بَيْنَ أَكْتَافِكُمْ ‏.‏

Abu Huraira (semoga Allah meridhoi beliau) melaporkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: "Janganlah salah seorang di antara kalian mencegah tetangganya untuk menancapkan kayu di dindingnya. Abu Huraira kemudian berkata: "Apa yang saya lihat kalian menghindar dari hal ini? Demi Allah, saya pasti akan melemparkan kayu ini di antara bahu kalian (menceritakan hal ini kepada kalian)."