Penjelasan AI

Penjelasan Hadits Muslim No. 1011 tentang Bersedekahlah sebelum datang masa sulit mencari penerima

Lihat teks hadits

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini adalah peringatan dan anjuran dari Nabi ﷺ agar kita bersegera dalam bersedekah. Beliau mengabarkan tentang masa di mana harta melimpah dan banyak orang merasa cukup, sehingga sulit menemukan orang yang mau menerima sedekah. Ini adalah dorongan untuk tidak menunda-nunda kebaikan dan memanfaatkan kesempatan beramal selagi masih bisa.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya, Kitab Zakat, Bab "Anjuran untuk Bersedekah Sebelum Tidak Ada yang Menerimanya" (no. 1011), dari sahabat Haritsah bin Wahb radhiyallahu 'anhu.

Teks Arab Hadits:

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَابْنُ نُمَيْرٍ قَالاَ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، ح وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، - وَاللَّفْظُ لَهُ - حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ مَعْبَدِ بْنِ خَالِدٍ، قَالَ سَمِعْتُ حَارِثَةَ بْنَ وَهْبٍ، يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ يَقُولُ " تَصَدَّقُوا فَيُوشِكُ الرَّجُلُ يَمْشِي بِصَدَقَتِهِ فَيَقُولُ الَّذِي أُعْطِيَهَا لَوْ جِئْتَنَا بِهَا بِالأَمْسِ قَبِلْتُهَا فَأَمَّا الآنَ فَلاَ حَاجَةَ لِي بِهَا . فَلاَ يَجِدُ مَنْ يَقْبَلُهَا "

Terjemahan: "Bersedekahlah, karena akan datang suatu masa ketika seorang akan berjalan dengan sedekahnya dan orang yang akan menerimanya berkata: 'Seandainya kamu membawanya kemarin, aku akan menerimanya. Namun sekarang, aku tidak membutuhkannya.' (Dan si pemberi sedekah) tidak akan menemukan siapa pun yang mau menerimanya."

Dalil Pendukung dari Al-Qur'an:

Allah Ta'ala berfirman:

فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ

Fastabiqul khairat

"Berlomba-lombalah dalam berbuat kebaikan." (QS. Al-Baqarah [2]: 148)

Ayat ini memerintahkan kita untuk bersegera dalam kebaikan, termasuk sedekah, dan tidak menunda-nundanya.

Penjelasan Rinci

Hadits ini mengandung beberapa pelajaran penting yang dijelaskan oleh para ulama:

  1. Perintah Bersegera dalam Kebaikan: Nabi ﷺ memulai dengan perintah "تَصَدَّقُوا" (bersedekahlah). Ini menunjukkan bahwa sedekah adalah amalan yang sangat dianjurkan. Namun, yang lebih ditekankan di sini adalah kesegeraan dalam melakukannya. Jangan menunda-nunda, karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi esok hari.
  2. Tanda Dekatnya Hari Kiamat: Para ulama, termasuk Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah, menjelaskan bahwa hadits ini adalah salah satu tanda kenabian dan dekatnya hari kiamat. Di akhir zaman nanti, harta akan melimpah ruah. Bahkan, disebutkan dalam hadits lain bahwa seseorang akan kesulitan menemukan orang yang mau menerima zakatnya. Ini adalah kabar gembira sekaligus peringatan.
  3. Hikmah di Balik Kabar Tersebut: Mengapa Nabi ﷺ mengabarkan hal ini? Tujuannya adalah agar kita tidak menunda-nunda amal kebaikan. Jika kita berniat bersedekah, maka segeralah lakukan. Jangan menunggu sampai ada orang yang membutuhkan, karena bisa jadi nanti justru tidak ada yang membutuhkan. Ini juga mengajarkan kita untuk tidak meremehkan sedekah, sekecil apa pun nilainya.
  4. Pelajaran tentang Waktu: Hadits ini mengajarkan bahwa waktu adalah sesuatu yang sangat berharga. Kesempatan untuk beramal tidak selalu terbuka lebar. Ada masa-masa di mana amal sangat mudah dilakukan, dan ada masa di mana amal menjadi sulit. Maka, kita harus memanfaatkan waktu muda, sehat, dan lapang untuk beramal sebelum datang masa tua, sakit, dan sempit.

Imam an-Nawawi rahimahullah dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa hadits ini adalah mukjizat Nabi ﷺ yang mengabarkan hal ghaib, dan itu benar-benar terjadi. Beliau juga menegaskan bahwa makna hadits ini adalah dorongan untuk bersegera dalam kebaikan dan tidak menundanya.

Story Telling

Ada sebuah kisah yang masyhur dari kalangan salaf tentang pentingnya bersegera dalam kebaikan. Diriwayatkan bahwa Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah pernah ditanya tentang seseorang yang memiliki uang dan ingin bersedekah, tetapi ia menundanya dengan alasan ingin mencari fakir yang paling membutuhkan. Maka Imam Ahmad menjawab dengan tegas, "Segeralah bersedekah, karena menunda-nunda itu adalah perbuatan setan." Ini menunjukkan betapa para ulama sangat memahami pesan hadits ini dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Mereka tidak menunda kebaikan, karena mereka tahu bahwa kesempatan bisa hilang kapan saja.

Kesimpulan Praktis

  1. Segera bersedekah ketika ada niat dan kemampuan, jangan ditunda-tunda.
  2. Jangan meremehkan sedekah sekecil apa pun, karena bisa jadi itu adalah amal yang menyelamatkan kita.
  3. Manfaatkan waktu luang dan kesehatan untuk beramal, karena kita tidak tahu kapan kesempatan itu akan hilang.
  4. Yakinlah dengan kabar Nabi ﷺ tentang masa sulitnya mencari penerima sedekah, ini adalah tanda dekatnya kiamat dan pelajaran untuk kita.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Komunitas

Follow @haditsindonesia

Penjelasannya membantu? Yuk follow kami di media sosial — hadits pilihan setiap hari.