Bab Tentang Takdir
Dha'if oleh Darussalam
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ، حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، عَنْ سُفْيَانَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عِيسَى، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي الْجَعْدِ، عَنْ ثَوْبَانَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ـ ﷺ ـ " لاَ يَزِيدُ فِي الْعُمْرِ إِلاَّ الْبِرُّ وَلاَ يَرُدُّ الْقَدَرَ إِلاَّ الدُّعَاءُ وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيُحْرَمُ الرِّزْقَ لِلْخَطِيئَةِ يَعْمَلُهَا " .
Ali bin Muhammad menceritakan kepada kami, Waki' menceritakan kepada kami, dari Sufyan, dari Abdullah bin Isa, dari Abdullah bin Abi al-Ja'd, dari Thawban, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: 'Tidak ada yang memperpanjang umur kecuali kebaikan, tidak ada yang menolak takdir kecuali doa, dan sesungguhnya seorang lelaki terhalang dari rezeki karena dosa yang dilakukannya.'