Bab Kesabaran di atas Ujian
Hasan oleh Darussalam
haddatsana yusufu ibnu hammadin almaniyyu, wayahya ibnu durusta, qala haddatsana hammadu ibnu zaydin, an ashimin, an mushabi ibni sadin, an abihi, sadi ibni abi waqqashin qala qultu ya rasula allahi au annasi asyaddu balaan qala " alanbiyau tsumma alamtsalu falamtsalu yubtala alabdu ala hasabi dinihi fain kana fi dinihi shulban asytadda balauhu wain kana fi dinihi riqqahun abtuliya ala hasabi dinihi fama yabrahu albalau bialabdi hatta yatrukahu yamsyi ala alardhi wama alayhi min khathiahin ".
Dari Mus'ab bin Sa'd bahwa ayahnya, Sa'd bin Abu Waqqas, berkata: "Saya berkata: 'O Rasulullah, siapa di antara manusia yang paling berat ujiannya?' Dia berkata: 'Para Nabi, kemudian yang terbaik dan yang terbaik. Seseorang diuji sesuai dengan komitmen agamanya. Jika dia teguh dalam komitmen agamanya, maka dia akan diuji lebih berat, dan jika dia lemah dalam komitmen agamanya, maka ujiannya akan sesuai dengan komitmennya. Ujian akan terus menimpa seseorang hingga dia berjalan di bumi tanpa ada dosa padanya.'"
Ringkasan, rujukan ulama, dan hikmah praktis