Bab Shalat adalah Penyembuhan
Dha'if oleh Darussalam
haddatsana jafaru ibnu musafirin, haddatsana assariyyu ibnu miskinin, haddatsana dzuadu ibnu ulbaha, an laytsin, an mujahidin, an abi hurayraha, qala hajjara annabiyyu fahajjartu fashallaytu tsumma jalastu faltafata ilaa annabiyyu faqala " asyikamat dard ". qultu naam ya rasula allahi. qala " qum fashalli fainna fi asshalahi syifaan ". qala abu alhasani alqatthanu haddatsana ibrahimu ibnu nashrin, haddatsana abu salamaha, haddatsana dzuadu ibnu ulbaha, fadzakara nahwahu waqala fihi asyikamat dard. yani tasytaki bathnaka bialfarisiyyahi. qala abu abdi allahi haddatsa bihi rajulun lahlihi fastadaw alayhi.
Telah menceritakan kepada kami Ja'far bin Musafir, telah menceritakan kepada kami As-Sari bin Miskin, telah menceritakan kepada kami Dhu'ad bin 'Ulbah, dari Laith, dari Mujahid, dari Abu Hurairah, ia berkata: 'Nabi ﷺ berangkat di pagi hari dan saya pun demikian. Saya shalat, kemudian saya duduk. Nabi ﷺ menoleh kepada saya dan berkata: 'Apakah engkau memiliki masalah perut?' Saya menjawab: 'Ya, wahai Rasulullah.' Beliau bersabda: 'Bangkitlah dan shalat, karena dalam shalat terdapat penyembuhan.'