Sunan Ibnu Majah · Kitab Pelaksanaan Shalat dan Sunnahnya · No. 1372

Bab Apa yang Diriwayatkan tentang Orang yang Mengantuk saat Shalat

Shahih oleh Darussalam

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ حُمَيْدِ بْنِ كَاسِبٍ، حَدَّثَنَا حَاتِمُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ، عَنْ أَبِي بَكْرِ بْنِ يَحْيَى بْنِ النَّضْرِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ ـ ﷺ ـ قَالَ ‏"‏ إِذَا قَامَ أَحَدُكُمْ مِنَ اللَّيْلِ، فَاسْتَعْجَمَ الْقُرْآنُ عَلَى لِسَانِهِ، فَلَمْ يَدْرِ مَا يَقُولُ، اضْطَجَعَ ‏"‏ ‏.‏

Telah menceritakan kepada kami Yaqoub bin Humayd bin Kasib, telah menceritakan kepada kami Hatim bin Ismail, dari Abu Bakr bin Yahya bin An-Nadhr, dari ayahnya, dari Abu Hurairah, bahwa Nabi ﷺ bersabda: "Jika salah seorang di antara kalian berdiri untuk shalat di malam hari, lalu lidahnya tersandung atas ayat-ayat Al-Qur'an, dan ia tidak tahu apa yang ia katakan, maka hendaklah ia berbaring."