Penjelasan AI

Penjelasan Hadits Ibnu Majah No. 821 tentang Bacaan shalat Subuh Jumat: surat As-Sajdah dan Al-Insan

Lihat teks hadits

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menjelaskan bahwa Nabi ﷺ pada shalat Subuh hari Jum'at membaca surat As-Sajdah (surat ke-32) dan surat Al-Insan (surat ke-76). Ini adalah sunnah yang diajarkan Nabi ﷺ, dan para ulama menganjurkan untuk mengikutinya karena di dalamnya terdapat hikmah besar: mengingatkan awal penciptaan manusia dan kebangkitan di akhirat.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits Riwayat Ibnu Majah No. 821:

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma, ia berkata: "Rasulullah ﷺ biasa membaca dalam shalat Subuh pada hari Jum'at: Alif Lam Mim. Tanzil (surat As-Sajdah) dan Hal ata 'alal-insan (surat Al-Insan)." (HR. Ibnu Majah)

Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya, dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma, bahwa Nabi ﷺ membaca surat As-Sajdah dan Al-Insan pada shalat Subuh hari Jum'at. (HR. Muslim no. 879)

Dalil Al-Qur'an:

Surat As-Sajdah ayat 1-2:

الم * تَنْزِيلُ الْكِتَابِ لَا رَيْبَ فِيهِ مِنْ رَبِّ الْعَالَمِينَ

"Alif Lam Mim. Turunnya kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya, dari Tuhan seluruh alam."

Surat Al-Insan ayat 1:

هَلْ أَتَىٰ عَلَى الْإِنْسَانِ حِينٌ مِنَ الدَّهْرِ لَمْ يَكُنْ شَيْئًا مَذْكُورًا

"Bukankah telah datang kepada manusia suatu waktu dari masa, ketika dia belum merupakan sesuatu yang dapat disebut?"

Kaitan dengan Ulama:

Imam An-Nawawi dalam Al-Majmu' menjelaskan bahwa disunnahkan membaca kedua surat ini pada shalat Subuh hari Jum'at berdasarkan hadits Ibnu Abbas ini. Beliau menyebutkan bahwa hikmahnya adalah mengingatkan tentang penciptaan manusia dan hari kebangkitan.

Penjelasan Rinci

Para ulama dari kalangan Ahlus Sunnah menjelaskan beberapa hal penting dari hadits ini:

1. Keabsahan Hadits:

Hadits ini shahih, diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Ibnu Majah dari jalur Sufyan Ats-Tsauri dari Mukhawwal dari Muslim Al-Bathin dari Sa'id bin Jubair dari Ibnu Abbas. Rantai periwayatannya bersambung dan para perawinya terpercaya.

2. Hikmah Membaca Kedua Surat Ini:

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah menjelaskan bahwa Nabi ﷺ memilih kedua surat ini karena keduanya mengandung penjelasan tentang:

  • Awal penciptaan manusia dari tanah (dalam surat As-Sajdah dan Al-Insan)
  • Proses kejadian manusia dalam rahim
  • Kebangkitan dari kubur dan hari pembalasan
  • Kenikmatan surga bagi orang-orang beriman

Ini sangat sesuai dengan waktu Subuh di hari Jum'at, di mana manusia diingatkan tentang asal-usulnya dan akhir perjalanannya.

3. Pendapat Ulama tentang Hukumnya:

Imam Asy-Syafi'i dan para pengikutnya berpendapat bahwa membaca kedua surat ini pada Subuh hari Jum'at adalah sunnah yang dianjurkan. Beliau berkata dalam Al-Umm: "Aku menyukai imam membaca pada Subuh hari Jum'at surat As-Sajdah dan Al-Insan."

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin menjelaskan bahwa ini adalah sunnah yang tetap dari Nabi ﷺ, dan seorang muslim dianjurkan mengikutinya, baik sebagai imam maupun ketika shalat sendirian.

4. Apakah Wajib atau Sunnah?

Para ulama sepakat bahwa membaca kedua surat ini hukumnya sunnah, bukan wajib. Jika seorang imam membaca surat lain, shalatnya tetap sah. Namun, mengikuti sunnah Nabi ﷺ adalah lebih utama dan lebih sempurna.

5. Hikmah Tambahan:

Syaikh Abdurrahman As-Sa'di menjelaskan bahwa surat As-Sajdah mengandung dalil-dalil kekuasaan Allah dalam penciptaan langit, bumi, dan manusia, serta kabar tentang kebangkitan. Sedangkan surat Al-Insan menggambarkan perjalanan hidup manusia dari tidak ada hingga menjadi ada, lalu diuji, kemudian diberi balasan. Keduanya sangat cocok dibaca di pagi hari Jum'at yang merupakan hari raya pekanan umat Islam.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa Sa'id bin Jubair — salah satu tabi'in yang meriwayatkan hadits ini dari Ibnu Abbas — adalah seorang ulama yang sangat cinta kepada Al-Qur'an. Beliau belajar kepada Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma dan dikenal sebagai imam dalam tafsir.

Suatu ketika, Al-Hajjaj bin Yusuf Ats-Tsaqafi hendak mengeksekusi Sa'id bin Jubair. Di saat-saat terakhir hidupnya, Sa'id bin Jubair tersenyum. Ketika ditanya mengapa ia tersenyum, beliau berkata: "Aku heran dengan orang yang akan dibunuh, mengapa ia tidak tersenyum? Aku akan menghadap Rabb-ku dalam keadaan tidak pernah membunuh seorang pun, tidak pernah berbuat zalim kepada seorang pun, dan tidak pernah menghalalkan apa yang diharamkan Allah."

Kemudian beliau berdoa: "Ya Allah, janganlah Engkau jadikan seorang pun setelahku yang membunuh orang beriman dengan cara seperti ini."

Kisah ini menunjukkan keteguhan para ulama salaf dalam memegang kebenaran. Mereka yang mengajarkan hadits-hadits Nabi ﷺ rela berkorban demi menyampaikan ilmu. Maka kita yang hidup di zaman mudah ini seharusnya lebih semangat mempelajari dan mengamalkan sunnah-sunnah Nabi ﷺ, termasuk sunnah membaca surat As-Sajdah dan Al-Insan di Subuh hari Jum'at.

Kesimpulan Praktis

  1. Bagi imam shalat Subuh hari Jum'at: Disunnahkan membaca surat As-Sajdah pada rakaat pertama dan surat Al-Insan pada rakaat kedua.
  2. Bagi yang shalat sendirian: Dianjurkan juga membaca kedua surat tersebut untuk menghidupkan sunnah.
  3. Hukumnya sunnah, bukan wajib: Jika membaca surat lain, shalat tetap sah.
  4. Hikmahnya: Mengingatkan tentang penciptaan manusia, hari kebangkitan, dan balasan akhirat — sangat cocok untuk memulai hari Jum'at.
  5. Jangan meninggalkan sunnah ini selama tidak ada uzur, karena itu adalah petunjuk Nabi ﷺ yang jelas.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Komunitas

Follow @haditsindonesia

Penjelasannya membantu? Yuk follow kami di media sosial — hadits pilihan setiap hari.