Bab Kewajiban di Masjid dan Menunggu Shalat
Shahih oleh Darussalam
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ـ ﷺ ـ " إِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا دَخَلَ الْمَسْجِدَ كَانَ فِي صَلاَةٍ مَا كَانَتِ الصَّلاَةُ تَحْبِسُهُ وَالْمَلاَئِكَةُ يُصَلُّونَ عَلَى أَحَدِكُمْ مَادَامَ فِي مَجْلِسِهِ الَّذِي صَلَّى فِيهِ يَقُولُونَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ اللَّهُمَّ ارْحَمْهُ اللَّهُمَّ تُبْ عَلَيْهِ مَا لَمْ يُحْدِثْ فِيهِ مَا لَمْ يُؤْذِ فِيهِ " .
Diriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: 'Ketika salah seorang di antara kalian memasuki masjid, ia dalam keadaan shalat selama shalat itu menahannya, dan para malaikat akan mendoakan salah seorang di antara kalian selama ia tetap di tempat ia shalat, sambil berkata: 'Ya Allah, ampunilah dia; Ya Allah, rahmatilah dia; Ya Allah, terimalah taubatnya,' selama ia tidak berhadats dan tidak mengganggu orang lain.'