Sunan Ibnu Majah · Kitab Thaharah dan Sunnahnya · No. 663

Bab Jika Seseorang Mandi dari Junub dan Tersisa dari Tubuhnya Sebuah Bagian yang Tidak Kena Air, Bagaimana Ia Melakukannya

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَإِسْحَاقُ بْنُ مَنْصُورٍ، قَالاَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ، أَنْبَأَنَا مُسْتَلِمُ بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ أَبِي عَلِيٍّ الرَّحَبِيِّ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، أَنَّ النَّبِيَّ ـ ﷺ ـ اغْتَسَلَ مِنْ جَنَابَةٍ فَرَأَى لُمْعَةً لَمْ يُصِبْهَا الْمَاءُ فَقَالَ بِجُمَّتِهِ فَبَلَّهَا عَلَيْهَا ‏.‏ قَالَ إِسْحَاقُ فِي حَدِيثِهِ فَعَصَرَ شَعْرَهُ عَلَيْهَا ‏.‏

Dari Ibn 'Abbas: "Nabi ﷺ mandi untuk membersihkan diri dari hadas besar, kemudian dia melihat sebuah tempat yang tidak terkena air." Kemudian dia menggerakkan rambut yang menggantung di bahunya dan memeras (air dari rambutnya) ke atas tempat itu." (Da'if) Dalam riwayatnya, Ishaq berkata: "Maka dia memeras rambutnya ke atasnya."