Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini mengajarkan kita untuk memperbanyak doa memohon surga dan berlindung dari neraka. Ketika seorang hamba dengan tulus meminta surga sebanyak tiga kali, maka surga pun akan memohonkan kepada Allah agar ia dimasukkan ke dalamnya. Demikian pula, ketika ia berlindung dari neraka tiga kali, neraka akan memohonkan kepada Allah agar ia diselamatkan darinya. Ini menunjukkan betapa besarnya rahmat Allah dan keutamaan memperbanyak doa.
Rujukan Ulama & Dalil
Ayat Al-Qur'an:
Allah Ta'ala berfirman:
<p>وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ</p>
(QS. Ghafir [40]: 60)
Makna: "Dan Tuhanmu berfirman: 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.'"
Hadits:
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah dalam Sunan-nya, Kitab Zuhud, Bab Ciri-Ciri Surga (no. 4340). Juga diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi (no. 2572), Imam an-Nasa'i dalam 'Amal al-Yaum wa al-Lailah (no. 758), dan Imam al-Hakim dalam al-Mustadrak (no. 1998). Syaikh al-Albani rahimahullah menilai hadits ini shahih dalam Shahih al-Jami' (no. 6272) dan Shahih at-Targhib (no. 3618).
Kaitan dengan Ulama:
- Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani rahimahullah dalam Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah (no. 1536) menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan keutamaan memperbanyak doa memohon surga dan berlindung dari neraka. Beliau juga menegaskan bahwa doa yang diucapkan dengan penuh keyakinan akan dikabulkan.
- Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di rahimahullah dalam Tafsir as-Sa'di (QS. Ghafir: 60) menjelaskan bahwa Allah memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa dan menjanjikan akan mengabulkannya. Doa adalah ibadah yang agung, dan barang siapa yang enggan berdoa karena sombong, ia akan masuk neraka.
Penjelasan Rinci
Hadits ini mengandung beberapa pelajaran penting:
- Keutamaan Memperbanyak Doa: Hadits ini mendorong kita untuk memperbanyak doa memohon surga dan berlindung dari neraka. Angka tiga dalam hadits ini bukanlah batasan, melainkan menunjukkan pengulangan dan kesungguhan. Imam an-Nawawi rahimahullah dalam al-Adzkar menjelaskan bahwa memperbanyak doa adalah sunnah, dan doa yang diulang-ulang dengan penuh keyakinan lebih besar kemungkinan dikabulkan.
- Doa Makhluk untuk Manusia: Hadits ini secara metaforis menggambarkan bahwa surga dan neraka, sebagai makhluk Allah, ikut mendoakan hamba yang berdoa. Ini menunjukkan betapa besarnya rahmat Allah dan betapa mulianya amalan memohon surga dan berlindung dari neraka. Hal ini juga dikuatkan oleh hadits lain bahwa surga dan neraka memiliki perasaan, sebagaimana dalam riwayat bahwa neraka tidak akan penuh hingga Allah memasukkan penghuninya (HR. Bukhari dan Muslim).
- Doa adalah Ibadah: Hadits ini juga mengajarkan bahwa doa adalah ibadah yang sangat dicintai Allah. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah dalam Majmu' al-Fatawa menjelaskan bahwa doa adalah inti ibadah, dan Allah memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa serta menjanjikan akan mengabulkannya. Oleh karena itu, seorang mukmin hendaknya tidak pernah lelah berdoa.
- Pentingnya Niat dan Keyakinan: Doa yang diucapkan haruslah dengan penuh keyakinan dan harapan kepada Allah. Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam al-Jawab al-Kafi menjelaskan bahwa doa yang dikabulkan adalah doa yang keluar dari hati yang penuh keyakinan, tidak ragu-ragu, dan disertai dengan usaha untuk menjauhi maksiat.
Story Telling
Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:
<p>مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلاَثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِي الآخِرَةِ وَإِمَّا أَنْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا</p>
(HR. Ahmad, no. 11133; dishahihkan oleh Syaikh al-Albani dalam Shahih al-Jami', no. 5799)
Makna: "Tidaklah seorang muslim berdoa dengan suatu doa yang tidak mengandung dosa dan pemutusan silaturahmi, melainkan Allah akan memberinya salah satu dari tiga hal: (1) doanya akan segera dikabulkan, (2) disimpan untuknya di akhirat, atau (3) dijauhkan darinya keburukan yang setara dengan doanya."
Kisah ini mengajarkan kita untuk tidak pernah bosan berdoa, karena setiap doa yang tulus pasti akan dijawab oleh Allah dengan cara yang terbaik bagi hamba-Nya. Sebagaimana para sahabat dan salafush shalih, mereka senantiasa memperbanyak doa memohon surga dan berlindung dari neraka, baik dalam shalat maupun di luar shalat.
Kesimpulan Praktis
- Perbanyaklah doa memohon surga dan berlindung dari neraka, terutama di waktu-waktu mustajab seperti sepertiga malam, setelah shalat fardhu, dan saat sujud.
- Ucapkan doa dengan penuh keyakinan dan harapan kepada Allah, serta iringi dengan amal shalih dan menjauhi maksiat.
- Jangan pernah meremehkan doa, karena doa adalah ibadah yang agung dan bisa mengubah takdir.
- Ajarkan doa ini kepada keluarga dan orang-orang di sekitar kita, agar mereka juga meraih keutamaan yang sama.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.