Penjelasan Hadits Ibnu Majah No. 4098 tentang Tanda kiamat: memerangi kaum berwajah lebar dan bersepatu rambut

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini adalah salah satu kabar ghaib dari Nabi ﷺ tentang tanda-tanda hari kiamat, yaitu akan terjadinya peperangan melawan bangsa Turki (bangsa Mongol/Tatar) yang memiliki ciri-ciri fisik wajah lebar dan memakai alas kaki/sepatu dari rambut atau kulit berbulu. Hadits ini mengajarkan kita untuk membenarkan kabar Nabi ﷺ, mengambil pelajaran bahwa janji Allah pasti terjadi, dan mempersiapkan diri dengan iman serta amal shalih menghadapi akhir zaman.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits Riwayat Imam Ibnu Majah:

Teks Arab hadits (sesuai yang Anda cantumkan, dengan harakat):

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةُ، حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ، حَدَّثَنَا جَرِيرُ بْنُ حَازِمٍ، حَدَّثَنَا الْحَسَنُ، عَنْ عَمْرِو بْنِ تَغْلِبَ، قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ ـ ﷺ ـ يَقُولُ " إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ تُقَاتِلُوا قَوْمًا عِرَاضَ الْوُجُوهِ كَأَنَّ وُجُوهَهُمُ الْمَجَانُّ الْمُطْرَقَةُ وَإِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ تُقَاتِلُوا قَوْمًا يَنْتَعِلُونَ الشَّعَرَ "

Hadits serupa juga diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dalam Shahih-nya, dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi ﷺ bersabda:

لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تُقَاتِلُوا التُّرْكَ، عِرَاضَ الْوُجُوهِ، ذُلْفَ الْأُنُوفِ، كَأَنَّ وُجُوهَهُمُ الْمَجَانُّ الْمُطْرَقَةُ

Artinya: "Tidak akan tegak hari kiamat hingga kalian memerangi bangsa Turki, yang wajahnya lebar, hidungnya pesek, seolah-olah wajah mereka adalah perisai yang dipukul." (HR. al-Bukhari, no. 2928)

Penjelasan Ulama:

Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam kitab Fathul Bari menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan "bangsa Turki" dalam hadits ini adalah bangsa Mongol/Tatar yang muncul pada abad ke-7 Hijriah dan menyerang kaum muslimin. Mereka memiliki ciri-ciri fisik sebagaimana disebutkan dalam hadits: wajah lebar, hidung pesek, dan memakai sepatu dari kulit berbulu (rambut).

Penjelasan Rinci

Para ulama menjelaskan bahwa hadits ini termasuk mukjizat Nabi ﷺ karena beliau mengabarkan peristiwa yang belum terjadi saat itu, dan kemudian benar-benar terjadi. Mari kita pahami beberapa poin penting:

1. Makna "Ayrathus Sa'ah" (Tanda-Tanda Kiamat)

Imam an-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa tanda-tanda kiamat terbagi menjadi tanda kecil dan tanda besar. Peperangan melawan bangsa Turki termasuk tanda kecil yang telah terjadi, yaitu ketika bangsa Mongol di bawah pimpinan Hulagu Khan menyerang negeri-negeri Islam dan menghancurkan Baghdad pada tahun 656 H.

2. Ciri-ciri Fisik yang Disebutkan

  • "Wajahnya lebar" (عِرَاضَ الْوُجُوهِ): Imam Ibnu Hajar menjelaskan ini adalah ciri khas bangsa Mongol/Turki yang memiliki wajah lebar dan bulat.
  • "Seperti perisai yang dipukul" (الْمَجَانُّ الْمُطْرَقَةُ): Perisai yang terbuat dari kulit yang dipukul-pukul sehingga menjadi keras dan tebal. Ini menggambarkan wajah mereka yang keras dan tebal.
  • "Memakai sepatu dari rambut" (يَنْتَعِلُونَ الشَّعَرَ): Imam al-Khathabi menjelaskan ini adalah sepatu yang terbuat dari kulit berbulu, yang memang menjadi kebiasaan bangsa Turki/Mongol.

3. Pelajaran dari Peristiwa Sejarah

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dalam Majmu' Fatawa menyebutkan bahwa serangan bangsa Mongol adalah ujian besar bagi umat Islam. Namun dari peristiwa ini, Allah menyelamatkan agama-Nya dan banyak di antara bangsa Mongol yang akhirnya masuk Islam. Ini menunjukkan bahwa janji Allah pasti terjadi, dan bahwa pertolongan Allah selalu datang setelah ujian.

4. Hikmah Membenarkan Kabar Ghaib

Imam Ibnul Qayyim dalam Miftah Daris Sa'adah menekankan bahwa membenarkan kabar ghaib dari Nabi ﷺ adalah bagian dari iman. Hadits ini menguatkan keyakinan kita bahwa Nabi ﷺ benar-benar menerima wahyu dari Allah, karena beliau mengabarkan hal-hal yang belum terjadi dan kemudian terbukti kebenarannya.

Story Telling

Ada kisah menarik yang diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Imam Muslim dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu. Suatu ketika, Nabi ﷺ bersabda tentang bangsa Turki ini, dan para sahabat bertanya-tanya dalam hati mereka, "Siapakah bangsa Turki ini?" Mereka belum pernah melihat atau mengenal bangsa tersebut.

Namun, beberapa dekade kemudian, muncullah bangsa Mongol dari timur yang memiliki ciri-ciri persis seperti yang digambarkan Nabi ﷺ. Mereka menyerbu negeri-negeri Islam dengan kekejaman yang luar biasa. Mereka menghancurkan Baghdad, membakar perpustakaan, dan membunuh ratusan ribu orang. Ini menjadi bukti nyata kebenaran sabda Nabi ﷺ.

Namun yang lebih menakjubkan, di antara keturunan mereka kemudian lahir para ulama besar Islam seperti Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dan Imam al-Bukhari sendiri yang merupakan keturunan bangsa Persia/Turki. Allah mengubah musuh menjadi pembela agama-Nya. Ini menunjukkan bahwa ketentuan Allah pasti terjadi, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Kesimpulan Praktis

  1. Membenarkan kabar ghaib dari Nabi ﷺ - Hadits ini menguatkan iman kita bahwa Nabi ﷺ benar-benar utusan Allah yang jujur dan terpercaya.
  2. Mengambil pelajaran dari sejarah - Peristiwa yang dikabarkan Nabi ﷺ benar-benar terjadi, dan ini menjadi bukti kebenaran Islam.
  3. Mempersiapkan diri menghadapi akhir zaman - Kita tidak tahu kapan kiamat terjadi, maka perbanyaklah amal shalih dan taubat.
  4. Tidak berputus asa dari pertolongan Allah - Sebagaimana bangsa Mongol yang awalnya musuh, akhirnya banyak yang masuk Islam, maka Allah selalu memiliki rencana terbaik bagi hamba-Nya.
  5. Menjaga persatuan umat - Menghadapi fitnah akhir zaman, umat Islam harus bersatu dan tidak mudah terpecah belah.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan ini tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Untuk si kecil di rumah

Buku cerita anak bergambar tentang bersyukur dan bahaya sombong.

Rp 15.000 Lihat isi buku

Buku cerita anak · PDF

Qorun yang Sombong

Mimi Ummu Umar, penulis dan ilustrator

Kisah Qorun, sepupu Nabi Musa, yang diberi harta melimpah tapi lupa bersyukur. Diceritakan dengan bahasa anak dan ilustrasi penuh warna.

  • 12 halaman bergambar
  • Usia 3–8 tahun
  • Dengan ayat QS. Al-Qasas
  • PDF, bisa dicetak

Hasil penjualan ikut menjaga Hadits.id tetap gratis untuk semua.

Bayar QRIS, semua bank dan e-wallet. Langsung unduh.

Qorun yang Sombong

Rp 15.000

Scan untuk membayar

Menyiapkan QRIS…
  1. Simpan QRIS
  2. Buka apps bank / e-wallet
  3. Bayar dari galeri

Setelah dibayar, bukunya langsung bisa diunduh di sini dan link-nya dikirim ke .

بَارَكَ اللَّهُ فِيكُمْ

Bukunya sudah jadi milik Anda

Link unduhan juga dikirim ke . Simpan emailnya, link bisa dibuka lagi kapan saja.

Unduh PDF Baca langsung di browser

Email ini sudah punya bukunya

Link unduhan kami kirim ulang ke . Cek juga folder Promosi atau Spam.

Gimana penjelasannya?