Penjelasan AI

Penjelasan Hadits Ibnu Majah No. 4059 tentang Tanda kiamat: perubahan bumi, longsor, dan pelemparan batu

Lihat teks hadits

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini adalah salah satu tanda dekatnya Hari Kiamat. Rasulullah ﷺ mengabarkan bahwa sebelum Kiamat tiba, akan terjadi maskh (perubahan bentuk makhluk menjadi hewan), khasf (pembenaman ke dalam bumi), dan qadzf (hujan batu dari langit atau pelemparan). Ini adalah peringatan keras agar kita semakin dekat kepada Allah dan tidak lalai dengan dunia.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits yang dimaksud:

Rasulullah ﷺ bersabda:

> "بَيْنَ يَدَىِ السَّاعَةِ مَسْخٌ وَخَسْفٌ وَقَذْفٌ"

>

> "Menjelang datangnya Hari Kiamat (akan terjadi) maskh (perubahan bentuk), khasf (pembenaman ke dalam bumi), dan qadzf (hujan batu dari langit)."

> (HR. Ibnu Majah no. 4059, dari Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Al-Bukhari dalam Shahih-nya secara mu'allaq)

Dalil pendukung dari Al-Qur'an:

Allah ﷻ berfirman:

> وَلَوْ أَنَّ قُرْآنًا سُيِّرَتْ بِهِ الْجِبَالُ أَوْ قُطِّعَتْ بِهِ الْأَرْضُ أَوْ كُلِّمَ بِهِ الْمَوْتَىٰ ۗ بَلْ لِّلَّهِ الْأَمْرُ جَمِيعًا

>

> "Dan sekiranya ada suatu bacaan (kitab suci) yang dengan itu gunung-gunung dapat digoncangkan, atau bumi dapat dibelah, atau oleh karenanya orang-orang yang sudah mati dapat diajak berbicara (tentu Al-Qur'an itulah dia). Sebenarnya segala urusan itu hanyalah milik Allah."

> (QS. Ar-Ra'd [13]: 31)

Ayat ini menunjukkan bahwa kekuasaan Allah mencakup segala hal, termasuk kejadian-kejadian dahsyat yang menjadi tanda Kekuasaan-Nya di akhir zaman.

Penjelasan Rinci

Para ulama menjelaskan makna ketiga istilah dalam hadits ini:

1. Al-Maskh (المسخ) — Perubahan bentuk

Yaitu mengubah suatu makhluk dari bentuk aslinya menjadi bentuk lain yang buruk, seperti manusia yang berubah menjadi kera atau babi. Ini adalah hukuman dari Allah bagi pelaku maksiat tertentu.

Imam Ibnul Qayyim al-Jawziyyah rahimahullah dalam kitabnya Ighatsatul Lahfan menjelaskan bahwa maskh adalah hukuman yang pernah Allah timpakan kepada Bani Israil yang melanggar larangan berburu ikan pada hari Sabtu. Mereka berubah menjadi kera. Ini menunjukkan bahwa maskh adalah bentuk azab yang nyata.

2. Al-Khasf (الخسف) — Pembenaman ke dalam bumi

Yaitu Allah membenamkan suatu kaum atau tempat ke dalam perut bumi. Ini pernah terjadi pada Qarun yang ditenggelamkan bersama rumahnya, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an. Di akhir zaman, ini akan terjadi kembali sebagai tanda Kiamat.

3. Al-Qadzf (القذف) — Hujan batu dari langit

Yaitu Allah mengirimkan batu dari langit sebagai azab, seperti yang terjadi pada kaum Nabi Luth 'alaihissalam. Dalam konteks akhir zaman, ini menjadi salah satu tanda kekuasaan Allah yang menakutkan.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah menjelaskan bahwa ketiga perkara ini adalah tanda-tanda besar yang akan terjadi menjelang Kiamat. Beliau menekankan bahwa kita tidak boleh menetapkan waktu kapan terjadinya, karena hanya Allah yang mengetahui. Tugas kita adalah beriman dan mempersiapkan diri.

Imam Ibn Hajar al-'Asqalani rahimahullah dalam Fathul Bari menyebutkan bahwa hadits ini menunjukkan dekatnya Kiamat dan banyaknya kemungkaran yang terjadi di akhir zaman. Beliau juga mengutip perkataan para ulama bahwa maskh terjadi akibat perbuatan zina dan perbuatan keji lainnya.

Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah juga pernah ditanya tentang hadits ini. Beliau menjelaskan bahwa tanda-tanda ini akan terjadi sesuai kehendak Allah, dan kita tidak boleh berspekulasi tentang waktunya. Yang penting adalah memperbanyak taubat dan kembali kepada Allah.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu, sahabat yang meriwayatkan hadits ini, adalah seorang yang sangat zuhud dan takut kepada Allah. Beliau sering menangis ketika membaca Al-Qur'an dan mengingat hari Kiamat.

Suatu hari, beliau berjalan di pasar Madinah sambil membaca firman Allah tentang hari Kiamat. Para sahabat melihat beliau sangat khusyuk dan takut, sehingga mereka ikut merasakan ketakutan yang sama. Ini menunjukkan bahwa para sahabat sangat serius dalam mempersiapkan diri menghadapi hari yang dahsyat itu.

Hikmah dari kisah ini: Kita harus menjadikan kabar tentang tanda-tanda Kiamat sebagai motivasi untuk semakin taat, bukan justru membuat kita putus asa atau malah menertawakannya.

Kesimpulan Praktis

  1. Beriman kepada tanda-tanda Kiamat — Kita wajib meyakini bahwa semua kabar dari Rasulullah ﷺ adalah benar, termasuk tentang maskh, khasf, dan qadzf.
  2. Tidak menetapkan waktu — Jangan pernah berspekulasi kapan terjadinya. Itu adalah ilmu Allah semata.
  3. Menjauhi maksiat — Karena azab-azab tersebut turun akibat kemungkaran yang merajalela.
  4. Memperbanyak taubat dan istighfar — Ini adalah kunci keselamatan di akhir zaman.
  5. Mengajak keluarga dan masyarakat kepada kebaikan — Sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.