Sunan Ibnu Majah · Kitab Doa · No. 3864

Bab Ketidaksukaan Melampaui Batas dalam Doa

Shahih oleh Darussalam

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا عَفَّانُ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، أَنْبَأَنَا سَعِيدٌ الْجُرَيْرِيُّ، عَنْ أَبِي نَعَامَةَ، أَنَّ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ مُغَفَّلٍ، سَمِعَ ابْنَهُ، يَقُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْقَصْرَ الأَبْيَضَ عَنْ يَمِينِ الْجَنَّةِ، إِذَا دَخَلْتُهَا ‏.‏ فَقَالَ أَىْ بُنَىَّ سَلِ اللَّهَ الْجَنَّةَ وَعُذْ بِهِ مِنَ النَّارِ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ـ ﷺ ـ يَقُولُ ‏"‏ سَيَكُونُ قَوْمٌ يَعْتَدُونَ فِي الدُّعَاءِ ‏"‏ ‏.‏

Diriwayatkan dari Abu Na'amah bahwa: 'Abdullah bin Mughaffal mendengar anaknya berkata: "Ya Allah, aku meminta kepada-Mu istana putih di sebelah kanan surga, ketika aku memasukinya." Dia berkata: "Wahai anakku, mintalah kepada Allah surga dan berlindunglah kepada-Nya dari neraka, karena aku mendengar Rasulullah ﷺ berkata: 'Akan ada orang-orang yang melampaui batas dalam doa.'"