Penjelasan Hadits Ibnu Majah No. 3812 tentang Keutamaan tasbih seratus kali menghapus dosa sebanyak buih lautan

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini adalah kabar gembira yang sangat besar dari Nabi ﷺ. Beliau mengabarkan bahwa siapa saja yang membaca dzikir "سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ" (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya) sebanyak 100 kali dalam sehari, maka dosa-dosanya akan diampuni oleh Allah meskipun dosa itu sebanyak buih (busa) di lautan. Ini menunjukkan betapa agungnya keutamaan dzikir yang ringan diucapkan namun berat timbangannya di sisi Allah.

Rujukan Ulama & Dalil

1. Hadits Riwayat Imam Ibnu Majah

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah dalam Sunan-nya, Kitab Al-Adab, Bab Fadhl At-Tasbih, no. 3812, dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu. Lafadznya:

> مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ مِائَةَ مَرَّةٍ غُفِرَتْ لَهُ ذُنُوبُهُ وَلَوْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ

Artinya: "Siapa yang mengucapkan 'Subhanallahi wa bihamdihi' seratus kali, maka dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan."

2. Hadits Penguat dari Shahih Al-Bukhari dan Muslim

Hadits ini memiliki penguat yang sangat kuat dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim, dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu juga, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

> مَنْ قَالَ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، فِي يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ، كَانَتْ لَهُ عَدْلَ عَشْرِ رِقَابٍ، وَكُتِبَتْ لَهُ مِائَةُ حَسَنَةٍ، وَمُحِيَتْ عَنْهُ مِائَةُ سَيِّئَةٍ، وَكَانَتْ لَهُ حِرْزًا مِنَ الشَّيْطَانِ يَوْمَهُ ذَلِكَ حَتَّى يُمْسِيَ، وَلَمْ يَأْتِ أَحَدٌ بِأَفْضَلَ مِمَّا جَاءَ بِهِ إِلَّا أَحَدٌ عَمِلَ أَكْثَرَ مِنْ ذَلِكَ

Artinya: "Barangsiapa mengucapkan 'Laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir' seratus kali dalam sehari, maka ia seperti memerdekakan sepuluh budak, ditulis baginya seratus kebaikan, dihapus darinya seratus keburukan, dan ia terjaga dari setan pada hari itu hingga sore. Dan tidak ada seorang pun yang datang dengan amalan yang lebih utama darinya, kecuali orang yang mengamalkan lebih dari itu." (HR. Al-Bukhari no. 3293 dan Muslim no. 2691)

3. Kaitan dengan Ulama

  • Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menyebutkan bahwa dzikir ini termasuk dzikir yang dianjurkan, dan beliau menjelaskan bahwa "dosa" dalam hadits ini adalah dosa-dosa kecil, bukan dosa besar, sebagaimana kaidah ulama dalam memahami ayat dan hadits tentang pengampunan dosa.
  • Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dalam Syarh Riyadhush Shalihin menjelaskan bahwa keutamaan ini adalah karunia Allah yang sangat besar, dan bahwa dzikir ini ringan di lidah namun berat di timbangan.

Penjelasan Rinci

Makna Dzikir "Subhanallahi wa bihamdihi"

Kalimat ini terdiri dari dua bagian:

  1. سُبْحَانَ اللَّهِ — Maha Suci Allah. Artinya kita mensucikan Allah dari segala kekurangan, kelemahan, dan sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya.
  2. وَبِحَمْدِهِ — dan dengan memuji-Nya. Artinya kita memuji Allah atas segala kebesaran dan nikmat-Nya, sambil mengakui bahwa kita memuji-Nya dalam keadaan bersuci dan mengagungkan-Nya.

Makna "Dosanya diampuni meskipun sebanyak buih di lautan"

Ini adalah permisalan yang sangat indah dari Nabi ﷺ. Buih di lautan itu sangat banyak, tidak terhitung, dan selalu bergerak. Demikianlah dosa bisa menumpuk seperti buih. Namun, dengan dzikir yang ikhlas ini, Allah mengampuni dosa-dosa tersebut.

Catatan Penting dari Para Ulama:

  1. Imam An-Nawawi (dalam Al-Adzkar) menjelaskan bahwa pengampunan ini berlaku untuk dosa-dosa kecil, sedangkan dosa besar membutuhkan taubat yang sungguh-sungguh dengan syarat-syaratnya: menyesal, berhenti, dan bertekad tidak mengulangi. Ini adalah pendapat jumhur ulama.
  2. Syaikh Al-Albani menilai hadits riwayat Ibnu Majah ini shahih (hasan shahih), sebagaimana dalam Shahih Ibnu Majah dan Shahih At-Targhib wa At-Tarhib.
  3. Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di dalam Tafsir-nya menjelaskan bahwa dzikir adalah sebab terbesar untuk menghapus dosa, karena dzikir menghidupkan hati, membersihkan jiwa, dan mendekatkan diri kepada Allah.
  4. Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali dalam Jami' Al-'Ulum wal Hikam menjelaskan bahwa amalan-amalan ringan seperti dzikir bisa menjadi penghapus dosa yang besar jika dilakukan dengan ikhlas, karena Allah Maha Pemurah dan Maha Pengampun.

Syarat Agar Dzikir Ini Mendapat Keutamaan:

  • Ikhlas karena Allah semata, bukan riya' atau pamer.
  • Memahami maknanya — tidak sekadar gerakan lisan tanpa hati.
  • Konsisten — dilakukan setiap hari, bukan hanya sekali-sekali.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu — perawi hadits ini — adalah sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadits. Suatu ketika, orang-orang bertanya kepadanya: "Wahai Abu Hurairah, bagaimana engkau bisa menghafal begitu banyak hadits?" Beliau menjawab: "Aku tidak pernah meninggalkan dzikir kepada Allah, dan aku selalu meminta kepada Nabi ﷺ untuk mendoakanku." (HR. Al-Bukhari)

Kisah ini menunjukkan bahwa kedekatan dengan Allah melalui dzikir adalah kunci untuk mendapatkan ilmu dan keberkahan. Abu Hurairah adalah contoh nyata bahwa orang yang sibuk berdzikir kepada Allah akan dibukakan pintu-pintu kebaikan dan ilmu.

Hikmah dari kisah ini: Jangan pernah meremehkan dzikir yang ringan, karena ia bisa menjadi sebab turunnya keberkahan yang besar dalam hidup kita.

Kesimpulan Praktis

  1. Biasakan membaca "سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ" 100 kali setiap hari — bisa dibagi di waktu pagi, siang, sore, atau malam.
  2. Niatkan ikhlas karena Allah — bukan untuk pamer atau sekadar menggugurkan kewajiban.
  3. Pahami maknanya — agar hati ikut hadir saat lisan berdzikir.
  4. Jangan lupakan taubat dari dosa besar — dzikir ini menghapus dosa kecil, sedangkan dosa besar butuh taubat nasuha.
  5. Amalkan dengan konsisten — karena amalan yang paling dicintai Allah adalah yang rutin meskipun sedikit.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?