Penjelasan Hadits Ibnu Majah No. 3343 tentang Kesederhanaan Nabi tidak kenyang roti gandum tiga hari

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menceritakan bahwa Nabi ﷺ tidak pernah kenyang dengan roti gandum selama tiga hari berturut-turut sampai beliau wafat. Ini menunjukkan kesederhanaan dan zuhudnya Nabi ﷺ, meskipun beliau adalah manusia paling mulia. Hadits ini juga menjadi pelajaran agar kita tidak berlebihan dalam urusan dunia, khususnya makanan.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah dalam Sunan-nya, Kitab Makanan, Bab Roti Gandum, dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu. Perawi: Ya'qub bin Humaid bin Kasib, dari Marwan bin Mu'awiyah, dari Yazid bin Kaisan, dari Abu Hazim, dari Abu Hurairah.

Teks hadits:

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ بْنُ حُمَيْدِ بْنِ كَاسِبٍ، حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُعَاوِيَةَ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ كَيْسَانَ، عَنْ أَبِي حَازِمٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّهُ قَالَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ مَا شَبِعَ نَبِيُّ اللَّهِ ﷺ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ تِبَاعًا مِنْ خُبْزِ الْحِنْطَةِ حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ

Terjemahan: "Demi Dzat yang menguasai jiwaku, Nabi ﷺ tidak pernah kenyang dari roti gandum selama tiga hari berturut-turut, hingga Allah mengambil nyawanya."

Hadits ini juga memiliki makna yang sejalan dengan hadits lain, seperti yang diriwayatkan Al-Bukhari dan Muslim dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha bahwa keluarga Nabi ﷺ tidak pernah kenyang dengan roti gandum selama dua hari berturut-turut hingga beliau wafat. Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa ini menunjukkan zuhudnya Nabi ﷺ dan bahwa beliau memilih kehidupan akhirat daripada dunia.

Penjelasan Rinci

Hadits ini menjelaskan keadaan Nabi ﷺ yang sangat sederhana dalam hal makanan. Beliau tidak pernah kenyang dengan roti gandum—yang merupakan makanan pokok dan lebih baik dibandingkan roti dari biji-bijian lain—selama tiga hari berturut-turut. Ini bukan karena beliau tidak mampu, tetapi karena beliau memilih zuhud dan mengutamakan akhirat.

Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menyebutkan bahwa hadits-hadits seperti ini menunjukkan bahwa Nabi ﷺ kadang-kadang mengalami kelaparan, dan ini adalah bagian dari kesempurnaan beliau dalam zuhud. Ibn Rajab al-Hanbali dalam Latha'if al-Ma'arif menjelaskan bahwa zuhud bukan berarti meninggalkan dunia secara total, tetapi tidak menjadikan dunia sebagai tujuan utama.

Ibn Katsir dalam tafsirnya ketika menjelaskan ayat tentang zuhud (misalnya QS. Al-Hadid [57]: 20) menegaskan bahwa dunia adalah permainan dan senda gurau, sedangkan akhirat lebih baik dan kekal. Nabi ﷺ adalah contoh terbaik dalam menerapkan prinsip ini.

Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim juga menyebutkan bahwa hadits ini mengajarkan kita untuk tidak berlebihan dalam makan dan minum, karena itu dapat melalaikan dari ibadah. Syeikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam syarahnya terhadap hadits-hadits zuhud menjelaskan bahwa kesederhanaan Nabi ﷺ adalah teladan bagi umatnya, dan bahwa kekayaan bukanlah dengan banyaknya harta, tetapi dengan hati yang merasa cukup.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa suatu ketika Nabi ﷺ mengikat batu di perutnya karena lapar. Beliau pernah memasak makanan bersama para sahabat, dan ketika makanan itu habis, beliau tidak meminta lebih. 'Aisyah radhiyallahu 'anha berkata, "Kami tidak pernah kenyang dengan roti gandum selama dua hari berturut-turut hingga Rasulullah ﷺ wafat." (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Ini menunjukkan betapa zuhudnya Nabi ﷺ dan keluarganya.

Kesimpulan Praktis

  1. Hendaknya kita meneladani kesederhanaan Nabi ﷺ dalam makan dan minum, tidak berlebihan, dan tidak menjadikan dunia sebagai tujuan utama.
  2. Zuhud bukan berarti meninggalkan dunia, tetapi tidak terikat hati padanya.
  3. Kita harus bersyukur dengan apa yang ada, karena kekayaan sejati adalah hati yang merasa cukup.
  4. Perbanyaklah mengingat akhirat dan kurangi ambisi duniawi yang berlebihan.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?