Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini menunjukkan keutamaan orang yang mencukur habis rambut kepala saat tahallul (keluar dari ihram) dalam ibadah haji atau umrah. Rasulullah ﷺ mendoakan ampunan bagi mereka yang mencukur rambut, dan setelah diminta oleh para sahabat, beliau juga mendoakan orang-orang yang memendekkan rambut. Ini menunjukkan bahwa mencukur lebih utama daripada memendekkan, namun keduanya sama-sama sah dan mendapat kebaikan.
Rujukan Ulama & Dalil
Hadits Riwayat Imam Ibnu Majah:
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah dalam Sunan-nya, Kitab Manasik, Bab Mencukur Rambut, nomor 3043, dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim dengan lafaz yang semakna.
Dalil Al-Qur'an yang Terkait:
Allah ﷻ berfirman dalam QS. Al-Baqarah [2]: 196:
لَتَدْخُلُنَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ إِنْ شَاءَ اللَّهُ آمِنِينَ مُحَلِّقِينَ رُءُوسَكُمْ وَمُقَصِّرِينَ
"Sungguh kamu akan memasuki Masjidil Haram, jika Allah menghendaki dalam keadaan aman, dengan mencukur rambut kepala dan memendekkannya..."
Ayat ini menunjukkan bahwa kedua cara tersebut (mencukur atau memendekkan) adalah syariat yang sah dalam ibadah haji dan umrah.
Kaitan dengan Ulama:
Para ulama dari kalangan sahabat dan tabi'in, seperti Imam Asy-Syafi'i dalam Al-Umm dan Imam Ibnu Qayyim al-Jawziyyah dalam Zad al-Ma'ad, menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan keutamaan mencukur rambut bagi laki-laki, karena Rasulullah ﷺ mendoakan mereka terlebih dahulu dan mengulanginya tiga kali.
Penjelasan Rinci
Hadits ini menjelaskan tentang amalan tahallul dalam ibadah haji dan umrah, yaitu mencukur atau memendekkan rambut kepala. Berikut penjelasan para ulama:
1. Keutamaan Mencukur Rambut
Rasulullah ﷺ mendoakan ampunan bagi orang-orang yang mencukur rambut sebanyak tiga kali, baru setelah itu mendoakan orang-orang yang memendekkan rambut. Ini menunjukkan bahwa mencukur rambut lebih utama daripada memendekkannya.
Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa para ulama sepakat (ijma') bahwa mencukur rambut lebih utama daripada memendekkannya bagi laki-laki, karena Rasulullah ﷺ mendoakan orang yang mencukur terlebih dahulu dan mengulanginya tiga kali.
2. Hikmah di Balik Doa Tersebut
Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fath al-Bari menjelaskan bahwa doa Rasulullah ﷺ ini menunjukkan keutamaan orang yang mencukur rambutnya karena ia lebih sempurna dalam beribadah dan lebih menunjukkan ketundukan kepada Allah ﷻ. Mencukur habis rambut adalah simbol kerendahan diri dan kepasrahan total kepada Allah, sebagaimana orang yang keluar dari ihram meninggalkan penampilan duniawinya.
3. Keduanya Sah dan Mendapat Kebaikan
Meskipun mencukur lebih utama, memendekkan rambut juga sah dan mendapat kebaikan. Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Syarh al-Mumti' menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan bahwa keduanya adalah syariat yang sah, dan orang yang memendekkan rambutnya tidak berdosa, hanya saja ia kehilangan keutamaan yang lebih besar.
4. Perbedaan Hukum untuk Laki-laki dan Perempuan
Para ulama menjelaskan bahwa keutamaan mencukur ini khusus bagi laki-laki. Adapun perempuan, maka mereka hanya memendekkan rambutnya sekadar satu ruas jari, dan tidak boleh mencukur habis. Ini berdasarkan hadits-hadits lain dan penjelasan para ulama seperti Imam Ibnu Qudamah dalam Al-Mughni.
5. Pelajaran dari Sikap Para Sahabat
Para sahabat bertanya kepada Rasulullah ﷺ tentang orang-orang yang memendekkan rambut, dan beliau akhirnya mendoakan mereka juga. Ini menunjukkan adab para sahabat yang sangat perhatian terhadap kebaikan dan keberkahan doa Rasulullah ﷺ, serta keinginan mereka agar semua umat mendapat bagian dari kebaikan tersebut.
Story Telling
Diriwayatkan bahwa pada saat Haji Wada', Rasulullah ﷺ bersabda kepada para sahabatnya:
"Ya Allah, ampunilah orang-orang yang mencukur (rambut mereka)." Para sahabat berkata, "Wahai Rasulullah, dan orang-orang yang memendekkan?" Beliau kembali berdoa, "Ya Allah, ampunilah orang-orang yang mencukur." Mereka berkata lagi, "Wahai Rasulullah, dan orang-orang yang memendekkan?" Maka beliau bersabda, "Dan orang-orang yang memendekkan." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)
Imam Ibnu Rajab al-Hanbali dalam Latha'if al-Ma'arif menyebutkan bahwa doa Rasulullah ﷺ ini menunjukkan kasih sayang beliau kepada umatnya. Beliau tidak hanya mendoakan orang-orang yang sempurna dalam beribadah, tetapi juga mendoakan orang-orang yang melakukan yang lebih ringan, selama masih dalam koridor syariat. Ini adalah pelajaran tentang kelembutan dan kasih sayang dalam berdakwah.
Kesimpulan Praktis
- Bagi laki-laki yang melaksanakan haji atau umrah, mencukur habis rambut kepala lebih utama daripada memendekkannya, karena Rasulullah ﷺ mendoakan mereka secara khusus.
- Memendekkan rambut juga sah dan mendapat kebaikan, namun keutamaannya di bawah mencukur.
- Bagi perempuan, cukup memendekkan rambut sekadar satu ruas jari, dan tidak boleh mencukur habis.
- Hadits ini mengajarkan tentang kasih sayang Rasulullah ﷺ kepada umatnya dan pentingnya saling mendoakan kebaikan.
- Amalkanlah doa ini untuk saudara-saudara kita yang sedang melaksanakan ibadah haji dan umrah.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.