Bab Kebencian Berkemih di Tempat Mandi
haddatsana muhammadu ibnu yahya, haddatsana abdu arrazzaqi, anbaana mamarun, an asyatsa ibni abdi allahi, ani alhasani, an abdi allahi ibni mughaffalin, qala qala rasulu allahi " la yabulanna ahadukum fi mustahammihi fainna ammaha alwaswasi minhu ". qala abu abdi allahi ibnu majah samitu aliyya ibna muhammadin atthanafisiyya yaqulu innama hadza fi alhafirahi faamma alyawma fala. famughtasalatuhumu aljasshu waassharuju waalqiru faidza bala faarsala alayhi almaa la basa bihi.
Telah diriwayatkan dari Abdullah bin Mughaffal, ia berkata: "Rasulullah ﷺ bersabda: 'Janganlah salah seorang dari kalian berkemih di tempat mandinya, karena sebagian besar bisikan datang dari situ.'" (Da'if) Abu 'Abdullah bin Majah berkata: (Abul-Hasan berkata: 'Saya mendengar Muhammad bin Yazid berkata:) 'Ali bin Muhammad At-Tanafisi berkata: 'Larangan ini berlaku pada tempat yang tanahnya lembek. Namun saat ini tidak berlaku, karena tempat mandi yang kalian gunakan sekarang terbuat dari plester, Saruj, dan tar; jadi jika seseorang berkemih di sana lalu mencurahkan air di atasnya, itu akan membersihkannya, dan itu tidak masalah.'