Penjelasan Hadits Ibnu Majah No. 298 tentang Doa berlindung dari setan saat masuk toilet

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini adalah doa yang diajarkan Nabi ﷺ ketika hendak masuk ke kamar mandi (toilet). Doa ini berisi permohonan perlindungan kepada Allah dari gangguan setan, baik yang berwujud laki-laki maupun perempuan. Ini adalah bentuk adab dan pengajaran dari Nabi ﷺ agar kita senantiasa mengingat Allah dalam setiap keadaan, termasuk di tempat yang dianggap kotor dan menjadi tempat berkumpulnya setan.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits Riwayat Imam Ibnu Majah:

Teks Arab hadits (dengan harakat):

حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ رَافِعٍ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ، عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ إِذَا دَخَلَ الْخَلاَءَ قَالَ: "أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ"

Makna: Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, ia berkata: "Setiap kali Rasulullah ﷺ masuk ke toilet, beliau mengucapkan: 'Aku berlindung kepada Allah dari setan laki-laki dan setan perempuan.'"

Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim dalam kitab Shahih mereka, dari jalur yang sama. Ini menunjukkan keshahihan hadits ini disepakati oleh para ulama hadits.

Dalil pendukung dari Al-Qur'an:

Allah Ta'ala berfirman:

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ * مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

"Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya." (QS. Al-Falaq [113]: 1-2)

Ayat ini menunjukkan perintah untuk berlindung kepada Allah dari segala kejahatan makhluk-Nya, termasuk setan.

Penjelasan Rinci

1. Makna Lafaz "Al-Khubtsi wal Khaba'its"

Para ulama berbeda pendapat tentang makna dua kata ini. Namun pendapat yang paling kuat dan masyhur adalah sebagaimana dijelaskan oleh para ulama:

  • Al-Khubtsu (الْخُبُثُ): Setan laki-laki
  • Al-Khaba'itsu (الْخَبَائِثُ): Setan perempuan

Imam An-Nawawi rahimahullah dalam kitab Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa makna yang benar adalah setan-setan laki-laki dan perempuan. Beliau menukil pendapat ini dari kebanyakan ulama.

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah juga menjelaskan bahwa tempat-tempat kotor seperti toilet adalah tempat berkumpulnya setan, karena itu Nabi ﷺ mengajarkan doa perlindungan sebelum memasukinya.

2. Hikmah Doa Ini

Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam kitabnya Zaad al-Ma'ad menjelaskan bahwa hikmah doa ini adalah:

  • Toilet adalah tempat yang kotor dan menjadi tempat tinggal setan
  • Manusia dalam keadaan telanjang dan membuka aurat di tempat tersebut, sehingga lebih rentan terhadap gangguan setan
  • Doa ini adalah bentuk pengakuan bahwa hanya Allah yang mampu melindungi hamba-Nya dari gangguan makhluk-Nya

3. Penerapan Para Ulama

Imam Asy-Syafi'i rahimahullah dalam kitab Al-Umm menyebutkan bahwa doa ini diucapkan ketika hendak masuk ke toilet, baik sebelum membuka pakaian maupun setelahnya. Namun yang lebih utama adalah mengucapkannya sebelum masuk.

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan bahwa doa ini diucapkan ketika seseorang hendak masuk ke toilet, dan disunnahkan juga untuk mendahulukan kaki kiri ketika masuk dan kaki kanan ketika keluar, sebagaimana adab-adab lainnya.

4. Catatan Penting tentang Riwayat

Hadits ini memiliki beberapa lafaz. Dalam riwayat lain disebutkan tambahan:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan setan perempuan."

Imam Al-Bukhari meriwayatkan dengan lafaz ini dalam Shahih-nya. Kedua lafaz ini shahih dan boleh diamalkan.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, perawi hadits ini, adalah pelayan Rasulullah ﷺ selama sepuluh tahun. Beliau menyaksikan langsung kebiasaan-kebiasaan Nabi ﷺ dalam kehidupan sehari-hari, termasuk doa ketika masuk toilet.

Imam Al-Bukhari meriwayatkan dalam Shahih-nya bahwa Anas berkata: "Rasulullah ﷺ apabila hendak masuk ke toilet, beliau mengucapkan: 'Allahumma inni a'udzu bika minal khubutsi wal khaba'its' (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan perempuan)."

Kisah ini menunjukkan bahwa Nabi ﷺ mengajarkan kepada kita untuk selalu berdzikir kepada Allah dalam setiap keadaan, bahkan di tempat yang paling kotor sekalipun. Ini adalah bentuk kesempurnaan syariat Islam yang mengatur seluruh aspek kehidupan hamba-Nya.

Kesimpulan Praktis

  1. Membaca doa masuk toilet sebelum memasukinya: "أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ" (Aku berlindung kepada Allah dari setan laki-laki dan perempuan)
  2. Mendahulukan kaki kiri ketika masuk toilet dan kaki kanan ketika keluar
  3. Membaca doa keluar toilet: "غُفْرَانَكَ" (Ghufranaka - Aku memohon ampunan-Mu)
  4. Tidak membawa sesuatu yang bertuliskan nama Allah ke dalam toilet tanpa keperluan
  5. Tidak menghadap atau membelakangi kiblat ketika buang hajat di tempat terbuka

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?