Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini adalah doa yang diajarkan Nabi ﷺ ketika hendak masuk ke kamar mandi (toilet). Doa ini berisi permohonan perlindungan kepada Allah dari gangguan setan, baik yang berwujud laki-laki maupun perempuan. Ini adalah bentuk adab dan pengajaran dari Nabi ﷺ agar kita senantiasa mengingat Allah dalam setiap keadaan, termasuk di tempat yang dianggap kotor dan menjadi tempat berkumpulnya setan.
Rujukan Ulama & Dalil
Hadits Riwayat Imam Ibnu Majah:
Teks Arab hadits (dengan harakat):
حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ رَافِعٍ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ، عَنْ عَبْدِ الْعَزِيزِ بْنِ صُهَيْبٍ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ إِذَا دَخَلَ الْخَلاَءَ قَالَ: "أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ"
Makna: Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, ia berkata: "Setiap kali Rasulullah ﷺ masuk ke toilet, beliau mengucapkan: 'Aku berlindung kepada Allah dari setan laki-laki dan setan perempuan.'"
Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim dalam kitab Shahih mereka, dari jalur yang sama. Ini menunjukkan keshahihan hadits ini disepakati oleh para ulama hadits.
Dalil pendukung dari Al-Qur'an:
Allah Ta'ala berfirman:
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ * مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
"Katakanlah: Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya." (QS. Al-Falaq [113]: 1-2)
Ayat ini menunjukkan perintah untuk berlindung kepada Allah dari segala kejahatan makhluk-Nya, termasuk setan.
Penjelasan Rinci
1. Makna Lafaz "Al-Khubtsi wal Khaba'its"
Para ulama berbeda pendapat tentang makna dua kata ini. Namun pendapat yang paling kuat dan masyhur adalah sebagaimana dijelaskan oleh para ulama:
- Al-Khubtsu (الْخُبُثُ): Setan laki-laki
- Al-Khaba'itsu (الْخَبَائِثُ): Setan perempuan
Imam An-Nawawi rahimahullah dalam kitab Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa makna yang benar adalah setan-setan laki-laki dan perempuan. Beliau menukil pendapat ini dari kebanyakan ulama.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah juga menjelaskan bahwa tempat-tempat kotor seperti toilet adalah tempat berkumpulnya setan, karena itu Nabi ﷺ mengajarkan doa perlindungan sebelum memasukinya.
2. Hikmah Doa Ini
Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam kitabnya Zaad al-Ma'ad menjelaskan bahwa hikmah doa ini adalah:
- Toilet adalah tempat yang kotor dan menjadi tempat tinggal setan
- Manusia dalam keadaan telanjang dan membuka aurat di tempat tersebut, sehingga lebih rentan terhadap gangguan setan
- Doa ini adalah bentuk pengakuan bahwa hanya Allah yang mampu melindungi hamba-Nya dari gangguan makhluk-Nya
3. Penerapan Para Ulama
Imam Asy-Syafi'i rahimahullah dalam kitab Al-Umm menyebutkan bahwa doa ini diucapkan ketika hendak masuk ke toilet, baik sebelum membuka pakaian maupun setelahnya. Namun yang lebih utama adalah mengucapkannya sebelum masuk.
Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan bahwa doa ini diucapkan ketika seseorang hendak masuk ke toilet, dan disunnahkan juga untuk mendahulukan kaki kiri ketika masuk dan kaki kanan ketika keluar, sebagaimana adab-adab lainnya.
4. Catatan Penting tentang Riwayat
Hadits ini memiliki beberapa lafaz. Dalam riwayat lain disebutkan tambahan:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ
"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan setan perempuan."
Imam Al-Bukhari meriwayatkan dengan lafaz ini dalam Shahih-nya. Kedua lafaz ini shahih dan boleh diamalkan.
Story Telling
Diriwayatkan bahwa Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, perawi hadits ini, adalah pelayan Rasulullah ﷺ selama sepuluh tahun. Beliau menyaksikan langsung kebiasaan-kebiasaan Nabi ﷺ dalam kehidupan sehari-hari, termasuk doa ketika masuk toilet.
Imam Al-Bukhari meriwayatkan dalam Shahih-nya bahwa Anas berkata: "Rasulullah ﷺ apabila hendak masuk ke toilet, beliau mengucapkan: 'Allahumma inni a'udzu bika minal khubutsi wal khaba'its' (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan perempuan)."
Kisah ini menunjukkan bahwa Nabi ﷺ mengajarkan kepada kita untuk selalu berdzikir kepada Allah dalam setiap keadaan, bahkan di tempat yang paling kotor sekalipun. Ini adalah bentuk kesempurnaan syariat Islam yang mengatur seluruh aspek kehidupan hamba-Nya.
Kesimpulan Praktis
- Membaca doa masuk toilet sebelum memasukinya: "أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ" (Aku berlindung kepada Allah dari setan laki-laki dan perempuan)
- Mendahulukan kaki kiri ketika masuk toilet dan kaki kanan ketika keluar
- Membaca doa keluar toilet: "غُفْرَانَكَ" (Ghufranaka - Aku memohon ampunan-Mu)
- Tidak membawa sesuatu yang bertuliskan nama Allah ke dalam toilet tanpa keperluan
- Tidak menghadap atau membelakangi kiblat ketika buang hajat di tempat terbuka
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.