Bab Ketaatan kepada Imam
Shahih oleh Darussalam
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا وَكِيعُ بْنُ الْجَرَّاحِ، عَنْ شُعْبَةَ، عَنْ يَحْيَى بْنِ الْحُصَيْنِ، عَنْ جَدَّتِهِ أُمِّ الْحُصَيْنِ، قَالَتْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ يَقُولُ " إِنْ أُمِّرَ عَلَيْكُمْ عَبْدٌ حَبَشِيٌّ مُجَدَّعٌ فَاسْمَعُوا لَهُ وَأَطِيعُوا مَا قَادَكُمْ بِكِتَابِ اللَّهِ " .
Dari Umm Husain, ia mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: "Jika ada seorang hamba sahaya dari Ethiopia yang terpotong hidung dan telinganya diangkat menjadi pemimpin kalian, maka dengarkanlah dan taatilah dia selama ia memimpin kalian dengan Kitab Allah."