Penjelasan Hadits Ibnu Majah No. 1919 tentang Doa sebelum berhubungan agar anak terlindung dari setan

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini adalah ajaran yang sangat indah dan mudah dari Nabi ﷺ. Sebelum seorang suami mendekati istrinya, beliau mengajarkan doa yang singkat namun memiliki keutamaan yang besar: memohon perlindungan Allah dari gangguan setan, baik untuk dirinya sendiri maupun untuk anak yang akan dikaruniakan kelak. Hadits ini menunjukkan perhatian Islam terhadap kebersihan jiwa dan perlindungan dari gangguan makhluk halus, bahkan sejak awal mula penciptaan anak.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits Riwayat Imam Ibnu Majah:

Teks hadits yang Anda berikan adalah riwayat dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim dalam kitab Shahih mereka, dengan lafaz yang semakna. Ini menunjukkan bahwa hadits ini adalah hadits yang shahih dan agung.

Dalil Al-Qur'an yang Terkait:

Allah Ta'ala berfirman tentang tipu daya setan:

لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ

"Sungguh, aku (Iblis) akan benar-benar menghadang (manusia) di jalan-Mu yang lurus." (QS. Al-A'raf [7]: 16)

Ayat ini menunjukkan bahwa setan telah bersumpah untuk selalu menggoda manusia, dan salah satu jalannya adalah melalui keluarga dan keturunan. Doa ini adalah salah satu bentuk perlindungan yang diajarkan Nabi ﷺ.

Kaitan dengan Ulama:

Para ulama dari kalangan sahabat dan tabi'in sangat memperhatikan hadits ini. Imam An-Nawawi dalam kitab Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa doa ini adalah sunnah yang dianjurkan, dan keutamaannya adalah anak yang lahir akan terlindungi dari gangguan setan. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin dalam Syarh Riyadhush Shalihin juga menekankan bahwa ini adalah bentuk tawakal kepada Allah dan pengakuan bahwa anak adalah rezeki dari Allah semata.

Penjelasan Rinci

Hadits ini memberikan tuntunan yang sangat praktis dan penuh makna. Mari kita bedah satu per satu:

  1. Waktu Membaca Doa: Doa ini dibaca ketika seorang suami hendak berhubungan intim dengan istrinya. Ini adalah waktu yang sangat privat dan seringkali manusia lalai untuk mengingat Allah. Dengan membaca doa ini, seorang muslim mengawali perbuatan yang mubah (boleh) dengan menyebut nama Allah, sehingga perbuatan tersebut berubah menjadi ibadah dan dijauhkan dari bisikan setan.
  2. Makna Doa:
  • "Ya Allah, jauhkanlah aku dari setan" : Ini adalah permohonan agar Allah melindungi suami dari was-was, syahwat yang berlebihan, dan perbuatan yang dilarang dalam hubungan tersebut.
  • "dan jauhkanlah setan dari apa yang Engkau berikan kepadaku" : Ini adalah permohonan agar anak yang akan lahir dari hubungan tersebut dijauhkan dari pengaruh setan. Ini menunjukkan bahwa anak adalah karunia dan rezeki dari Allah, bukan sekadar hasil biologis semata.
  1. Keutamaan yang Dijanjikan: Sabda Nabi ﷺ, "Maka jika mereka memiliki anak, Allah tidak akan membiarkan setan menguasainya atau menyakitinya" adalah janji yang sangat besar. Para ulama menjelaskan bahwa ini berarti anak tersebut tidak akan diganggu oleh setan pada saat lahir (seperti yang terjadi pada umumnya manusia yang ditusuk oleh setan saat lahir), dan juga terlindungi dari pengaruh setan dalam hidupnya, seperti was-was dalam iman, perbuatan syirik, dan akhlak yang buruk. Ini adalah bentuk penjagaan yang sangat agung dari Allah.
  2. Penerapan Para Ulama: Para ulama seperti Imam Asy-Syafi'i dan Imam Ahmad bin Hanbal memasukkan doa ini dalam bab adab hubungan suami istri. Mereka mengajarkan bahwa membaca doa ini adalah bagian dari mengikuti sunnah dan merupakan sebab turunnya keberkahan dalam rumah tangga. Imam Al-Bukhari meriwayatkan hadits ini dalam kitab Shahih-nya pada bab "Doa Ketika Berhubungan", yang menunjukkan pentingnya bab ini dalam fiqih.

Story Telling

Diriwayatkan dari sahabat Jabir bin Abdillah radhiyallahu 'anhuma, ia berkata bahwa ia mendengar Nabi ﷺ bersabda tentang doa ini. Para sahabat sangat antusias mengamalkannya karena mereka memahami bahwa ini adalah warisan berharga dari Nabi mereka. Mereka tidak menganggap remeh doa yang singkat ini, karena mereka yakin bahwa setiap perkataan Nabi ﷺ adalah wahyu dan memiliki hikmah yang dalam. Kisah ini menunjukkan bagaimana para sahabat begitu bersemangat dalam meniru setiap detail kehidupan Nabi ﷺ, termasuk dalam urusan yang sangat pribadi sekalipun, karena mereka tahu bahwa di dalamnya terdapat kebaikan dunia dan akhirat.

Kesimpulan Praktis

  1. Hafalkan dan amalkan doa ini setiap kali hendak berhubungan intim dengan istri. Ini adalah sunnah yang mudah dan ringan.
  2. Niatkan untuk mengikuti sunnah Nabi ﷺ dan mengharap perlindungan Allah, bukan sekadar membaca tanpa makna.
  3. Yakinlah dengan janji Allah bahwa anak yang lahir dari hubungan yang diawali dengan doa ini akan terlindungi dari gangguan setan.
  4. Ajarkan doa ini kepada pasangan dan keluarga, agar keberkahan rumah tangga semakin sempurna.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?