Bab Apa yang Dikatakan dalam Shalat untuk Anak

HR. Ibnu Majah no. 1508Shahih · Al-Albani

Penilaian ulama berbeda: Darussalam: Dha'if · Al-Albani: Shahih

حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ، حَدَّثَنَا الرَّبِيعُ بْنُ بَدْرٍ، حَدَّثَنَا أَبُو الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ـ ﷺ ـ " إِذَا اسْتَهَلَّ الصَّبِيُّ صُلِّيَ عَلَيْهِ وَوُرِثَ " .

Cara baca (latin)

haddatsana hisyamu ibnu ammarin, haddatsana arrabiu ibnu badrin, haddatsana abu azzubayri, an jabiri ibni abdi allahi, qala qala rasulu allahi " idza astahalla asshabiyyu shulliya alayhi wawuritsa ".

Diriwayatkan dari Jabir bin ‘Abdullah bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Jika seorang anak mengeluarkan suara (setelah dilahirkan), maka shalat jenazah harus dilaksanakan untuknya dan (kerabatnya) dapat mewarisi darinya.”

Belajar nahwu 6 kata Ketuk kata Arab untuk melihat arti dan kedudukannya.

Jika seorang anak mengeluarkan suara (setelah dilahirkan), maka shalat jenazah harus dilaksanakan untuknya dan (kerabatnya) dapat mewarisi darinya.

1/6

إِذَا

apabila

Harf kata depan / sambung

Kata إِذَا adalah zharf zaman syarthi yang menunjukkan waktu di masa depan, berfungsi sebagai syarat. Ia mabni dan berada di posisi nashab sebagai maf'ul fih.

Analisis dibantu AI.