Bab Apa yang Dikatakan tentang Orang yang Tidur dari Bagian Shalatnya di Malam Hari
Shahih oleh Darussalam
haddatsana ahmadu ibnu amriw ibni assarhi almishriyyu, haddatsana abdu allahi ibnu wahbin, anbaana yunusu ibnu yazida, ani abni syihabin, anna assaiba ibna yazida, waubayda allahi ibna abdi allahi, akhbarahu an abdi arrahmani ibni abdin alqariyyi, qala samitu umara ibna alkhatthabi, yaqulu qala rasulu allahi " man nama an juzihi, aw an syain minhu, faqaraahu fima bayna shalahi alfajri washalahi azzhuhri - kutiba lahu kaannama qaraahu mina allayli ".
Diriwayatkan bahwa ‘Abdur-Rahman bin ‘Abdin Al-Qari berkata: "Saya mendengar ‘Umar bin Khattab berkata: 'Rasulullah ﷺ bersabda: 'Siapa yang tidur dan melewatkan bagian harian Al-Qur'an, atau bagian manapun darinya, maka bacalah antara shalat Fajr dan shalat Dhuhur, dan itu akan dicatat seolah-olah ia telah membacanya di malam hari.'"