Penjelasan Hadits Ibnu Majah No. 1281 tentang Bacaan surat dalam shalat Id

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menunjukkan bahwa Nabi ﷺ biasa membaca surat Al-A'la (87) dan Al-Ghasyiyah (88) dalam shalat Id (Idul Fitri dan Idul Adha). Ini adalah sunnah yang dianjurkan untuk diikuti, sebagaimana dijelaskan oleh para ulama dalam daftar rujukan. Membaca kedua surat ini bukan wajib, tetapi merupakan pilihan utama yang memiliki hikmah besar.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah (no. 1281) dari Nu'man bin Basyir, melalui jalur Sufyan bin 'Uyainah, dari Ibrahim bin Muhammad bin Al-Muntasyir, dari ayahnya, dari Habib bin Salim, dari Nu'man bin Basyir. Hadits ini juga terdapat dalam kitab-kitab shahih lainnya, seperti Shahih Muslim (no. 878) dan Sunan Abu Dawud (no. 1154), dengan redaksi serupa.

Teks hadits:

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الصَّبَّاحِ، أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْتَشِرِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ حَبِيبِ بْنِ سَالِمٍ، عَنِ النُّعْمَانِ بْنِ بَشِيرٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ كَانَ يَقْرَأُ فِي الْعِيدَيْنِ بِـ {سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الأَعْلَى} وَ {هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ}

Adapun ayat yang dibaca:

  1. QS. Al-A'la [87]: 1

سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الْأَعْلَى

Terjemahan: "Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi."

  1. QS. Al-Ghasyiyah [88]: 1

هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ

Terjemahan: "Sudahkah datang kepadamu berita tentang hari kiamat (yang menutupi segala sesuatu)?"

Kaitan dengan ulama: Imam Ibnu Majah meriwayatkan hadits ini dalam kitabnya. Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa membaca kedua surat ini dalam shalat Id adalah sunnah yang tetap. Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menyebutkan bahwa hikmahnya adalah karena surat Al-A'la mengandung tauhid dan janji-janji Allah, sedangkan Al-Ghasyiyah mengandung peringatan tentang hari kiamat, cocok untuk momentum Id. Syaikh Al-Albani dalam Irwa' al-Ghalil menilai hadits ini shahih.

Penjelasan Rinci

Hadits ini menunjukkan praktik Nabi ﷺ dalam shalat Id, baik Idul Fitri maupun Idul Adha. Para ulama dari daftar rujukan sepakat bahwa membaca surat Al-A'la dan Al-Ghasyiyah dalam rakaat pertama dan kedua shalat Id adalah sunnah yang dianjurkan, bukan wajib. Jika seseorang membaca surat lain, shalatnya tetap sah, tetapi meninggalkan sunnah ini mengurangi keutamaan.

Imam An-Nawawi dalam Al-Minhaj Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa Nabi ﷺ membaca surat Al-A'la di rakaat pertama dan Al-Ghasyiyah di rakaat kedua. Beliau juga menyebutkan bahwa sebagian ulama seperti Imam Malik dan Imam Syafi'i menganjurkan hal ini, meskipun ada riwayat lain yang menyebutkan surat Qaf dan Al-Qamar. Namun, hadits Nu'man bin Basyir ini lebih kuat dan jelas.

Ibnu Qayyim al-Jawziyyah dalam Zad al-Ma'ad menyatakan bahwa membaca kedua surat ini memiliki hikmah: Al-A'la berisi tentang keesaan Allah, sifat-sifat-Nya, dan janji bagi orang beriman, sedangkan Al-Ghasyiyah berisi tentang hari kiamat dan balasan. Momentum Id adalah waktu untuk mengingat kebesaran Allah dan hari akhir, sehingga surat-surat ini sangat relevan.

Syaikh Al-Albani dalam Irwa' al-Ghalil (no. 646) menegaskan bahwa hadits ini shahih dan menjadi dalil utama dalam masalah ini. Beliau juga menyebutkan bahwa tidak ada perbedaan pendapat di antara ulama hadits tentang keshahihannya.

Adapun perbedaan pendapat: Sebagian ulama seperti Imam Abu Hanifah dan Imam Ahmad dalam satu riwayat menyebutkan bahwa membaca surat apa saja boleh, tetapi yang paling utama adalah mengikuti sunnah Nabi ﷺ. Pendapat yang paling kuat adalah yang sesuai dengan hadits ini, yaitu membaca Al-A'la dan Al-Ghasyiyah, sebagaimana ditegaskan oleh Ibnu Hajar dan An-Nawawi.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa Nu'man bin Basyir, seorang sahabat yang meriwayatkan hadits ini, pernah menyaksikan langsung bagaimana Nabi ﷺ memimpin shalat Id di Madinah. Setelah shalat, Nabi ﷺ berkhutbah dan mengingatkan tentang hari kiamat. Nu'man bin Basyir kemudian menyampaikan kepada generasi setelahnya apa yang beliau lihat dan dengar, sehingga sunnah ini terjaga hingga sekarang. Ibnu Majah dalam kitabnya menempatkan hadits ini dalam bab khusus tentang bacaan shalat Id, menunjukkan perhatian beliau terhadap detail ibadah.

Kesimpulan Praktis

  1. Bacalah surat Al-A'la di rakaat pertama dan Al-Ghasyiyah di rakaat kedua saat shalat Id, baik Idul Fitri maupun Idul Adha.
  2. Ini adalah sunnah yang dianjurkan; jika tidak hafal, boleh membaca surat lain, tetapi usahakan menghafalnya.
  3. Pahami makna kedua surat ini agar shalat lebih khusyuk dan merenungi kebesaran Allah serta hari kiamat.
  4. Ikuti pemahaman para ulama Ahlus Sunnah yang menjelaskan hadits ini dengan jelas, tanpa berlebihan atau meremehkan.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?