Bab Apa yang Dikatakan Tentang Waktu yang Diharapkan pada Hari Jumat
Hasan oleh Darussalam
حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَخْلَدٍ، حَدَّثَنَا كَثِيرُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ عَوْفٍ الْمُزَنِيُّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ جَدِّهِ، قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ ـ ﷺ ـ يَقُولُ: " فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ سَاعَةٌ مِنَ النَّهَارِ، لاَ يَسْأَلُ اللَّهَ فِيهَا الْعَبْدُ شَيْئًا إِلاَّ أُعْطِيَ سُؤْلَهُ " قِيلَ: أَىُّ سَاعَةٍ؟ قَالَ " حِينَ تُقَامُ الصَّلاَةُ إِلَى الاِنْصِرَافِ مِنْهَا " .
Kathir bin ‘Abdullah bin ‘Amr bin ‘Awf Al-Muzani meriwayatkan dari ayahnya, bahwa kakeknya berkata: "Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: 'Pada hari Jumat ada waktu di siang hari, tidak ada seorang pun yang meminta kepada Allah sesuatu pun, melainkan Dia akan memberinya apa yang diminta.'" Ditanyakan: 'Kapan waktu itu?' Dia menjawab: 'Ketika iqamah shalat dikumandangkan, hingga shalat selesai.'