Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini menjelaskan bahwa pada salat Jumat, selain membaca surah Al-Jumu'ah di rakaat pertama, Nabi ﷺ juga membaca surah Al-Ghasyiyah di rakaat kedua. Ini menunjukkan sunnah Nabi ﷺ dalam bacaan salat Jumat, dan para ulama menjadikannya sebagai dalil dianjurkannya membaca dua surah tersebut secara rutin pada salat Jumat.
Rujukan Ulama & Dalil
Hadits Riwayat Imam Ibnu Majah:
Teks hadits yang Anda sampaikan adalah riwayat dari Ubaidullah bin Abdullah, bahwa Ad-Dahhak bin Qais menulis surat kepada An-Nu'man bin Basyir radhiyallahu 'anhuma menanyakan bacaan Nabi ﷺ pada salat Jumat. An-Nu'man menjawab bahwa Nabi ﷺ membaca surah Al-Jumu'ah dan surah Al-Ghasyiyah.
Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya (no. 878) dari jalan yang sama, dan ini menunjukkan keshahihan hadits tersebut.
Dalil Al-Qur'an:
Meskipun hadits ini tidak secara langsung mengutip ayat Al-Qur'an, surah yang disebutkan adalah:
QS. Al-Ghasyiyah [88]: 1
ا هَلْ اَتَىٰكَ حَدِيْثُ الْغَاشِيَةِ ۗ
"Telah datang kepadamu berita tentang (hari) yang menimpa (manusia)?"
Penjelasan Ulama:
Imam An-Nawawi dalam Al-Majmu' menjelaskan bahwa disunnahkan membaca surah Al-Jumu'ah pada rakaat pertama dan surah Al-Munafiqun atau Al-Ghasyiyah pada rakaat kedua salat Jumat, berdasarkan hadits-hadits shahih dari Nabi ﷺ.
Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Bulughul Maram menyebutkan hadits ini sebagai dalil sunnahnya membaca dua surah tersebut, dan beliau menjelaskan bahwa riwayat ini shahih.
Penjelasan Rinci
Para ulama dari kalangan salaf dan khalaf sepakat bahwa membaca surah Al-Jumu'ah pada rakaat pertama salat Jumat adalah sunnah yang dianjurkan. Adapun untuk rakaat kedua, terdapat beberapa riwayat yang menyebutkan pilihan bacaan Nabi ﷺ:
- Membaca surah Al-Ghasyiyah — sebagaimana dalam hadits ini dan riwayat Imam Muslim dari An-Nu'man bin Basyir.
- Membaca surah Al-Munafiqun — sebagaimana diriwayatkan dalam Shahih Muslim dari Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma bahwa Nabi ﷺ membaca surah Al-Jumu'ah dan Al-Munafiqun pada salat Jumat.
Imam Asy-Syafi'i dalam Al-Umm menyebutkan bahwa kedua bacaan tersebut shahih dari Nabi ﷺ, dan beliau membolehkan membaca salah satunya. Namun, sebagian ulama seperti Imam Ahmad bin Hanbal lebih menguatkan membaca surah Al-Ghasyiyah karena riwayatnya lebih tegas dari An-Nu'man bin Basyir yang merupakan sahabat yang mendengar langsung dari Nabi ﷺ.
Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Syarh Riyadhush Shalihin menjelaskan bahwa hikmah membaca surah Al-Jumu'ah adalah untuk mengingatkan tentang hari Jumat dan kewajiban salat Jumat, sedangkan surah Al-Ghasyiyah berisi peringatan tentang hari kiamat dan balasan bagi orang-orang yang berbuat baik maupun buruk — yang sangat cocok dibaca di hadapan jamaah yang berkumpul pada hari yang agung ini.
Story Telling
Dahulu, para sahabat sangat memperhatikan sunnah-sunnah Nabi ﷺ dalam ibadah, termasuk bacaan-bacaan dalam salat. Kisah dalam hadits ini menunjukkan hal tersebut: Ad-Dahhak bin Qais — yang merupakan seorang sahabat yang mulia dan pernah menjadi gubernur di masa pemerintahan Mu'awiyah — menulis surat kepada sahabat lainnya, An-Nu'man bin Basyir, untuk menanyakan secara spesifik bacaan Nabi ﷺ pada salat Jumat.
Ini menunjukkan betapa para sahabat saling berbagi ilmu dan sangat menjaga detail-detail ibadah Nabi ﷺ. Mereka tidak merasa malu untuk bertanya, dan mereka bersungguh-sungguh dalam meneladani Nabi ﷺ dalam setiap gerakan dan bacaan salat. Sungguh, ini pelajaran berharga bagi kita: jangan pernah meremehkan detail-detail sunnah, karena di dalamnya terdapat keberkahan dan kecintaan kepada Nabi ﷺ.
Kesimpulan Praktis
- Disunnahkan membaca surah Al-Jumu'ah pada rakaat pertama salat Jumat.
- Disunnahkan membaca surah Al-Ghasyiyah atau Al-Munafiqun pada rakaat kedua salat Jumat — keduanya shahih dari Nabi ﷺ.
- Boleh memilih salah satu dari bacaan tersebut; yang terpenting adalah menjaga kekhusyukan dan tidak tergesa-gesa dalam bacaan.
- Bagi makmum, dengarkanlah bacaan imam dengan tenang dan fokus, karena kita diperintahkan untuk mendengarkan khutbah dan bacaan salat Jumat dengan penuh perhatian.
- Bagi imam, jangan terlalu cepat dalam membaca sehingga menghilangkan keindahan bacaan, dan jangan terlalu panjang sehingga memberatkan jamaah.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.