Penjelasan Hadits Ibnu Majah No. 1052 tentang Sujud tilawah menjauhkan setan dan menguatkan iman

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menggambarkan keutamaan sujud tilawah (sujud karena membaca ayat sajdah) dan betapa besar kebahagiaan serta keuntungan yang diraih oleh seorang mukmin yang melakukannya. Sebaliknya, hadits ini juga mengingatkan kita tentang asal-usul kebencian iblis terhadap sujud, yang menyebabkan ia terusir dari rahmat Allah. Sujud tilawah adalah bentuk ketaatan yang sangat dimusuhi setan, karena dengan sujud itulah seorang hamba justru semakin dekat kepada Allah dan semakin jauh dari godaannya.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Ibnu Majah dalam Sunan-nya, Kitab Pelaksanaan Shalat dan Sunnah di Dalamnya, Bab Sujud Al-Qur'an, nomor 1052. Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya, dari jalur Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu.

Dalil Al-Qur'an yang terkait dengan peristiwa ini adalah firman Allah tentang iblis yang enggan bersujud kepada Adam:

QS. Al-Isra' [17]: 61

وَاِذْ قُلْنَا لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اسْجُدُوْا لِاٰدَمَ فَسَجَدُوْٓا اِلَّآ اِبْلِيْسَ ۗ قَالَ ءَاَسْجُدُ لِمَنْ خَلَقْتَ طِيْنًا

"Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat, 'Sujudlah kamu semua kepada Adam!' Maka mereka pun sujud, kecuali iblis. Dia (Iblis) berkata, 'Apakah aku akan bersujud kepada (makhluk) yang Engkau ciptakan dari tanah?'"

Hadits terkait lainnya dari Shahih Muslim:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah ﷺ bersabda:

إِذَا قَرَأَ ابْنُ آدَمَ السَّجْدَةَ فَسَجَدَ اعْتَزَلَ الشَّيْطَانُ يَبْكِي

"Apabila anak Adam membaca ayat sajdah lalu dia bersujud, maka setan menjauh sambil menangis..." (HR. Muslim)

Kaitan dengan Ulama:

Para ulama dari kalangan Ahlus Sunnah seperti Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir-nya menjelaskan bahwa keengganan iblis untuk bersujud kepada Adam adalah puncak kesombongan dan pembangkangannya. Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di dalam Tafsir as-Sa'di juga menegaskan bahwa peristiwa ini menunjukkan permusuhan abadi iblis terhadap anak cucu Adam, dan bahwa sujud adalah ibadah yang paling dibenci olehnya.

Penjelasan Rinci

Hadits ini mengandung beberapa pelajaran penting yang dijelaskan oleh para ulama:

1. Keutamaan Sujud Tilawah

Sujud tilawah adalah salah satu bentuk ibadah yang sangat dicintai Allah. Ketika seorang hamba membaca atau mendengar ayat-ayat sajdah lalu ia bersujud, ia sedang melakukan ketaatan yang diperintahkan. Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Syarh Riyadhush Shalihin menjelaskan bahwa sujud tilawah adalah sunnah yang sangat dianjurkan, dan orang yang melakukannya akan mendapatkan pahala yang besar, serta setan akan merasa sedih dan kecewa.

2. Reaksi Setan yang Menangis

Dalam hadits ini, setan digambarkan menangis dan mengucapkan "Ya wailahu" (celakalah aku). Ini menunjukkan betapa sedih dan kecewanya setan melihat seorang hamba bersujud kepada Allah. Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa tangisan setan ini adalah tangisan penyesalan dan kekecewaan karena ia tidak mampu menghalangi hamba tersebut dari ketaatan. Ini juga menjadi bukti bahwa sujud adalah ibadah yang sangat dimusuhi setan.

3. Perbandingan antara Anak Adam dan Iblis

Setan berkata: "Anak Adam diperintahkan untuk bersujud dan ia bersujud, maka baginya surga. Sedangkan aku diperintahkan untuk bersujud tetapi aku menolak, maka bagiku neraka." Ini adalah pengakuan setan sendiri bahwa ia adalah makhluk yang durhaka dan pantas mendapatkan neraka. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah dalam Majmu' al-Fatawa menjelaskan bahwa peristiwa ini menunjukkan bahwa kesombongan adalah pangkal kehancuran, sedangkan ketundukan dan kerendahan hati adalah pangkal keselamatan.

4. Pelajaran tentang Kesombongan

Peristiwa iblis yang enggan sujud adalah pelajaran terbesar tentang bahaya kesombongan. Iblis merasa lebih mulia daripada Adam karena ia diciptakan dari api sedangkan Adam dari tanah. Imam Ibnul Qayyim dalam Madarijus Salikin menjelaskan bahwa kesombongan inilah yang menyebabkan iblis terusir dari rahmat Allah, dan kesombongan adalah penyakit hati yang paling berbahaya yang harus dijauhi oleh setiap mukmin.

Story Telling

Dikisahkan bahwa ketika Allah menciptakan Adam 'alaihissalam, Allah memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepadanya sebagai bentuk penghormatan. Semua malaikat pun bersujud, kecuali iblis. Ia menolak dengan sombong dan berkata, "Aku lebih baik darinya. Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah." (QS. Shad [38]: 76).

Karena kesombongannya, Allah mengusirnya dari surga dan mengutuknya hingga hari kiamat. Sejak saat itu, iblis bersumpah akan menyesatkan anak cucu Adam. Namun, ketika ia melihat seorang hamba Allah bersujud kepada-Nya, ia merasa sangat kecewa dan menangis, karena ia tahu bahwa hamba tersebut telah selamat dari godaannya pada saat itu.

Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir-nya menyebutkan bahwa tangisan iblis ini adalah salah satu bentuk penyesalan yang tidak berguna, karena ia telah memilih kekufuran dan kesombongan. Kisah ini menjadi pengingat bagi kita agar tidak pernah merasa lebih mulia dari orang lain, dan agar selalu rendah hati dalam beribadah kepada Allah.

Kesimpulan Praktis

  1. Bersegeralah bersujud tilawah ketika membaca atau mendengar ayat sajdah, karena ini adalah ketaatan yang sangat dibenci setan.
  2. Jauhilah sifat sombong, karena kesombongan adalah penyebab kehancuran iblis dan akan menjerumuskan manusia ke dalam neraka.
  3. Jadikan sujud sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah, karena dengan sujud, setan akan menjauh dan merasa kecewa.
  4. Perbanyaklah membaca Al-Qur'an, karena di dalamnya terdapat ayat-ayat sajdah yang menjadi momen emas untuk meraih pahala dan mengalahkan setan.
  5. Rendah hatilah dalam beribadah, karena Allah mencintai hamba-Nya yang tunduk dan merendahkan diri di hadapan-Nya.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?