Bab Tentang Kesaksian Palsu
Dha'if oleh Al-Albani
haddatsana yahya ibnu musa albalkhiyyu, haddatsana muhammadu ibnu ubaydin, haddatsani sufyanu, - yani alushfuriyya - an abihi, an habibi ibni annumani alasadiyyi, an khuraymi ibni fatikin, qala shalla rasulu allahi shalaha asshubhi falamma ansharafa qama qaiman faqala " udilat syahadahu azzuri bialisyraki biallahi ". tsalatsa mirarin tsumma qaraa fajtanibu arrijsa mina alawtsani wajtanibu qawla azzuri hunafaa lillahi ghayra musyrikina bihi.
Yahya bin Musa Al-Balkhi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Ubaid menceritakan kepada kami, Sufyan - maksudnya Al-'Usfuri - dari ayahnya, dari Habib bin An-Nu'man Al-Asadi, dari Khuraym bin Fatik, ia berkata: Rasulullah ﷺ melaksanakan shalat subuh. Ketika beliau selesai, beliau berdiri dan berkata: "Kesaksian palsu disamakan dengan menyekutukan Allah." Beliau mengulangi tiga kali, kemudian membaca: "Maka jauhilah kotoran berhala dan jauhilah perkataan palsu, sebagai orang-orang yang tulus kepada Allah, tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu."