Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini menunjukkan bahwa Rasulullah ﷺ secara rutin membaca surah As-Sajdah dan Al-Insan (Ad-Dahr) pada shalat Subuh hari Jumat. Ini adalah sunnah yang dianjurkan untuk diamalkan, namun tidak wajib. Tujuannya adalah untuk mengingatkan umat tentang penciptaan manusia, hari kebangkitan, dan balasan di akhirat.
Rujukan Ulama & Dalil
Ayat Al-Qur'an:
Allah berfirman:
QS. Al-Isra' [17]: 78
أَقِمِ الصَّلَاةَ لِدُلُوكِ الشَّمْسِ إِلَىٰ غَسَقِ اللَّيْلِ وَقُرْآنَ الْفَجْرِ ۖ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا
"Dirikanlah shalat dari tergelincir matahari hingga gelap malam dan (dirikanlah) bacaan Al-Qur'an pada waktu fajar. Sesungguhnya bacaan Al-Qur'an pada waktu fajar itu disaksikan (oleh malaikat)."
Hadits:
Hadits riwayat Al-Bukhari (no. 891) dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu:
كَانَ النَّبِيُّ ﷺ يَقْرَأُ فِي الْجُمُعَةِ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ {الم * تَنْزِيلُ} السَّجْدَةَ وَ {هَلْ أَتَى عَلَى الْإِنْسَانِ}
"Nabi ﷺ biasa membaca dalam shalat Fajr pada hari Jum'at, 'Alif, Lam, Mim, Tanzil' (Surah As-Sajdah) dan 'Hal-ata-ala-l-Insani' (Surah Al-Insan)."
Kaitan dengan Ulama:
Imam An-Nawawi dalam Al-Majmu' menjelaskan bahwa para ulama sepakat (ijma') tentang sunnahnya membaca dua surah ini pada shalat Subuh hari Jumat. Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari (2/382) menegaskan bahwa hadits ini shahih dan diamalkan oleh para sahabat serta tabi'in.
Penjelasan Rinci
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya, dan juga diriwayatkan oleh Imam Muslim (no. 880) dengan redaksi yang serupa. Ini menunjukkan kekuatan sanad dan keabsahannya.
Makna Hadits:
Rasulullah ﷺ secara konsisten membaca dua surah ini pada shalat Subuh hari Jumat. Surah As-Sajdah (ayat 1-30) berbicara tentang keesaan Allah, penciptaan langit dan bumi, serta hari kebangkitan. Surah Al-Insan (ayat 1-31) menceritakan tentang penciptaan manusia dari setetes air mani, kemudian diberi petunjuk, dan akhirnya akan dihisab serta mendapat balasan surga atau neraka.
Hikmah Membaca Kedua Surah Ini:
- Mengingatkan tentang Hari Akhir: Surah As-Sajdah mengandung ayat sajdah yang mengingatkan kita untuk bersujud kepada Allah, dan surah Al-Insan menggambarkan kenikmatan surga bagi orang-orang yang bertakwa.
- Kesesuaian dengan Hari Jumat: Hari Jumat adalah hari yang agung, di mana banyak peristiwa besar terjadi, termasuk penciptaan Adam dan hari kiamat. Kedua surah ini sangat relevan untuk mengingatkan jamaah tentang asal-usul dan tujuan hidup mereka.
- Menguatkan Iman: Membaca ayat-ayat tentang penciptaan dan kebangkitan dapat menguatkan keimanan dan rasa takut kepada Allah.
Pendapat Ulama:
Imam Asy-Syafi'i dalam Al-Umm dan Imam Ahmad dalam Al-Musnad menganjurkan membaca kedua surah ini. Imam Ibnu Qayyim Al-Jawziyyah dalam Zadul Ma'ad (1/389) menjelaskan bahwa ini adalah sunnah yang tetap dan tidak boleh ditinggalkan tanpa uzur.
Perbedaan Pendapat:
Tidak ada perbedaan pendapat yang signifikan di kalangan ulama Ahlus Sunnah tentang sunnahnya membaca kedua surah ini. Namun, ada yang berpendapat bahwa boleh juga membaca surah lain, karena ini bukan kewajiban. Yang penting adalah membaca ayat Al-Qur'an yang panjang dan bermakna.
Story Telling
Diriwayatkan dari sahabat Ibnu Umar radhiyallahu 'anhuma, bahwa ia pernah melihat Rasulullah ﷺ membaca surah As-Sajdah pada shalat Subuh hari Jumat. Ketika sampai pada ayat sajdah, beliau turun sujud dan para sahabat pun ikut sujud bersama beliau. (HR. Al-Bukhari no. 1075)
Kisah ini menunjukkan betapa khusyuknya shalat Subuh pada hari Jumat di zaman Nabi. Sujud tilawah yang dilakukan bersama-sama menjadi momen spiritual yang mendalam, mengingatkan kita akan kebesaran Allah dan kelemahan diri kita.
Hikmah:
Kita diajarkan untuk menghidupkan sunnah ini dengan membaca kedua surah tersebut, dan jika ada ayat sajdah, kita dianjurkan untuk sujud tilawah. Ini adalah bentuk ketaatan dan penghambaan kepada Allah.
Kesimpulan Praktis
- Amalkan Sunnah: Bacalah surah As-Sajdah dan Al-Insan pada rakaat pertama dan kedua shalat Subuh hari Jumat.
- Niatkan Ibadah: Lakukan dengan niat mengikuti sunnah Nabi ﷺ, bukan karena kewajiban.
- Perhatikan Ayat Sajdah: Jika membaca surah As-Sajdah, lakukan sujud tilawah setelah membaca ayat sajdah.
- Jangan Memberatkan: Jika tidak hafal, boleh membaca surah lain yang mudah, karena yang terpenting adalah keikhlasan dan kekhusyukan.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.