Penjelasan Hadits Bukhari No. 766 tentang Anjuran sujud saat membaca surah Al-Insyiqaq

Tentu, berikut penjelasan hadits tersebut sesuai format dan aturan yang berlaku.

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menjelaskan bahwa membaca surah Al-Insyiqaq (QS. Al-Insyiqaq [84]) pada shalat Isya' adalah perkara yang pernah dipraktikkan Nabi ﷺ. Hadits ini juga menunjukkan disyariatkannya sujud tilawah ketika melewati ayat sajdah, dan Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu berkomitmen melakukannya hingga akhir hayat karena mengikuti sunnah Nabi ﷺ.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits Utama (Shahih Al-Bukhari no. 766):

Dari Abu Rafi' ia berkata: Saya shalat bersama Abu Hurairah pada shalat 'Isha' dan ia membaca, "Idzaa as-samaa'u insyaqqat" (QS. Al-Insyiqaq [84]) dan sujud. Ketika saya bertanya, ia berkata, "Saya sujud di belakang Abul-Qasim (Nabi ﷺ) ketika ia membaca surah itu dan saya akan terus melakukannya sampai saya bertemu dengannya."

Ayat Al-Qur'an terkait (QS. Al-Insyiqaq [84]: 1-2):

إِذَا السَّمَاءُ انْشَقَّتْ ١ وَأَذِنَتْ لِرَبِّهَا وَحُقَّتْ ٢

Terjemahan: "Apabila langit terbelah, dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya langit itu patuh."

Keterangan ulama:

  • Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa hadits ini menjadi dalil disyariatkannya sujud tilawah pada surah Al-Insyiqaq, dan bahwa membaca surah ini pada shalat Isya' pernah dilakukan Nabi ﷺ.
  • Imam an-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menyebutkan bahwa sujud tilawah pada ayat sajdah adalah sunnah yang disepakati, dan hadits Abu Hurairah ini menunjukkan komitmen sahabat dalam mengikuti sunnah.
  • Ibn Qayyim al-Jawziyyah dalam Zadul Ma'ad menegaskan bahwa Nabi ﷺ terkadang memanjangkan bacaan pada shalat Isya', dan membaca surah Al-Insyiqaq termasuk yang beliau lakukan.

Penjelasan Rinci

Hadits ini memiliki beberapa pelajaran penting:

Pertama: Bacaan pada shalat Isya' boleh panjang.

Hadits ini menunjukkan bahwa Nabi ﷺ membaca surah Al-Insyiqaq pada shalat Isya'. Ini sejalan dengan hadits lain yang menyebutkan beliau membaca surah At-Tin atau surah-surah lain. Ibnu Hajar menyimpulkan bahwa bacaan shalat Isya' berada di antara bacaan Maghrib dan bacaan shalat lainnya, dan boleh memanjangkan bila tidak memberatkan makmum.

Kedua: Sujud tilawah pada ayat sajdah.

Surah Al-Insyiqaq ayat 21 mengandung ayat sajdah:

وَإِذَا قُرِئَ عَلَيْهِمُ الْقُرْآنُ لَا يَسْجُدُونَ ۩

Terjemahan: "Dan apabila Al-Qur'an dibacakan kepada mereka, mereka tidak bersujud."

Imam an-Nawawi menjelaskan bahwa sujud tilawah adalah sunnah muakkadah bagi yang membaca dan yang mendengar, baik dalam shalat maupun di luar shalat. Ibnu Qayyim menambahkan bahwa Nabi ﷺ konsisten melakukannya, dan para sahabat seperti Abu Hurairah berpegang teguh pada sunnah ini.

Ketiga: Komitmen Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu.

Ucapan Abu Hurairah, "Saya akan terus melakukannya sampai saya bertemu dengannya (Nabi ﷺ)," menunjukkan kecintaan dan kesetiaan sahabat dalam mengikuti sunnah. Ibn Rajab al-Hanbali dalam Latha'if al-Ma'arif menyebutkan bahwa semangat sahabat dalam beramal didasari oleh keyakinan bahwa amal tersebut akan menjadi saksi kebaikan di akhirat.

Keempat: Perbedaan pendapat tentang sujud tilawah dalam shalat.

Sebagian ulama seperti Imam Abu Hanifah berpendapat bahwa sujud tilawah dalam shalat hanya dilakukan jika ayat sajdah dibaca, dan hukumnya wajib dalam shalat. Sedangkan Imam asy-Syafi'i dan Imam Ahmad berpendapat sunnah. Namun, hadits ini menunjukkan bahwa Nabi ﷺ melakukannya, sehingga jumhur ulama sepakat akan disyariatkannya.

Story Telling

Dikisahkan bahwa Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadits, memiliki kebiasaan shalat malam yang panjang. Suatu ketika, setelah shalat Isya' berjamaah, ia membaca surah Al-Insyiqaq dan langsung sujud. Abu Rafi' yang menjadi makmum merasa heran dan bertanya. Abu Hurairah menjawab dengan penuh keyakinan bahwa ia melihat Nabi ﷺ melakukan hal yang sama, dan ia bertekad untuk terus mengamalkannya hingga bertemu Nabi ﷺ di akhirat.

Kisah ini menggambarkan bagaimana para sahabat tidak hanya menerima ilmu, tetapi juga berkomitmen mengamalkannya. Ibn Katsir dalam Al-Bidayah wan Nihayah menyebutkan bahwa Abu Hurairah dikenal sebagai sahabat yang paling gigih dalam menjaga sunnah, bahkan ia pernah berkata, "Aku tidak akan meninggalkan sesuatu yang aku lihat Nabi ﷺ lakukan."

Kesimpulan Praktis

  1. Membaca surah Al-Insyiqaq pada shalat Isya' adalah sunnah yang pernah dipraktikkan Nabi ﷺ, dan boleh dilakukan bila tidak memberatkan makmum.
  2. Sujud tilawah ketika melewati ayat sajdah adalah sunnah yang dianjurkan, baik dalam shalat maupun di luar shalat.
  3. Mengikuti sunnah Nabi ﷺ dengan penuh keyakinan dan komitmen, sebagaimana dicontohkan Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu.
  4. Tidak ragu dalam beramal selama ada dalil yang jelas dari Al-Qur'an dan sunnah, serta pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?