Penjelasan Hadits Bukhari No. 7117 tentang Kemunculan pria Qahtan sebagai tanda kiamat

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini termasuk tanda-tanda besar Kiamat: akan muncul seorang laki-laki dari kabilah Qahthan yang memimpin manusia dengan tongkatnya. Para ulama memahaminya sebagai isyarat kepemimpinan yang tegas dan ditaati, dan sebagian memasukkannya ke dalam rangkaian fitnah akhir zaman. Kita wajib mengimaninya tanpa menentukan siapa dan kapan, serta fokus memperbaiki diri.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini shahih, diriwayatkan Al-Bukhari (no. 7117) dari Abu Hurairah رضي الله عنه, dalam Kitab Fitnah, Bab Perubahan Zaman Hingga Mereka Menyembah Berhala. Redaksi hadits:

«لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يَخْرُجَ رَجُلٌ مِنْ قَحْطَانَ يَسُوقُ النَّاسَ بِعَصَاهُ»

Terjemah: "Tidak akan terjadi Kiamat hingga muncul seorang laki-laki dari Qahthan yang menggiring manusia dengan tongkatnya."

Hadits pendukung tentang tanda Kiamat dan fitnah juga banyak, seperti hadits-hadits dalam Shahihain tentang munculnya berbagai fitnah dan tanda-tanda besar. Ibn Katsir dalam An-Nihayah fi al-Fitan wa al-Malahim dan Ibn Hajar dalam Fath al-Bari membahas hadits ini dalam bab fitnah dan tanda Kiamat.

Penjelasan Rinci

Makna umum. Nabi ﷺ mengabarkan bahwa sebelum Kiamat ada peristiwa besar: keluarnya seorang lelaki dari Qahthan (salah satu kabilah Arab yang masyhur, keturunan Qahthan) yang "menggiring manusia dengan tongkatnya". Para ulama menjelaskan maknanya: ia memimpin dan mengatur manusia dengan kekuatan dan ketegasan, sehingga mereka tunduk mengikutinya. Ibn Hajar dalam Fath al-Bari menyebut bahwa "tongkat" di sini adalah kinayah (kiasan) tentang kepemimpinan, kekuasaan, dan ketegasan dalam menggiring manusia, bukan sekadar alat fisik. Ibn Katsir juga menempatkannya dalam bab tanda-tanda Kiamat dan fitnah.

Kaitan dengan bab "Perubahan zaman hingga mereka menyembah berhala". Al-Bukhari meletakkan hadits ini dalam bab yang menunjukkan perubahan besar pada akhir zaman, termasuk kembalinya kesyirikan. Ini mengajarkan bahwa menjelang Kiamat, urusan manusia berubah drastis: muncul pemimpin-pemimpin yang menggiring manusia, dan terjadi penyimpangan besar dalam agama. Karena itu, seorang mukmin dituntut berpegang pada sunnah dan menjauhi fitnah.

Sikap ulama terhadap rincian. Para ulama Ahlus Sunnah, seperti Ibn Katsir, Ibn Hajar, dan An-Nawawi, mengimani hadits ini sebagai kabar gaib yang benar, namun mereka tidak memastikan identitas orang tersebut, waktunya, atau menunjuk tokoh tertentu. Ini termasuk perkara gaib yang hanya Allah mengetahui takwilnya. Yang wajib: membenarkan kabar Nabi ﷺ dan tidak sibuk menebak-nebak.

Pelajaran akidah. Hadits ini menegaskan kewajiban beriman kepada tanda-tanda Kiamat, dan bahwa kepemimpinan serta urusan manusia berada di bawah ketentuan Allah. Ibn Taymiyyah dan Ibn Qayyim sering menekankan agar umat tidak tenggelam dalam spekulasi fitnah, tetapi memperkuat tauhid, ilmu, dan amal.

Story Telling

Diriwayatkan bahwa Hudzaifah bin al-Yaman رضي الله عنه bertanya kepada Nabi ﷺ tentang keburukan yang akan datang setelah kebaikan, dan Nabi ﷺ mengabarkan adanya pemimpin-pemimpin yang tidak mengikuti petunjuknya. Para sahabat bertanya apa yang harus dilakukan, dan Nabi ﷺ mengarahkan agar berpegang pada jamaah dan sabar. Kisah ini (dalam Shahihain) mengajarkan bahwa saat fitnah dan perubahan zaman terjadi, seorang mukmin berpegang pada agama, bukan sibuk menebak tokoh atau waktu. (Sumber: hadits-hadits fitnah dalam Shahih al-Bukhari dan Muslim; pembahasan Ibn Hajar dalam Fath al-Bari.)

Kesimpulan Praktis

  • Imani hadits ini sebagai tanda Kiamat; jangan menunjuk tokoh atau waktu tertentu.
  • Fokus memperkuat tauhid, ilmu, dan amal, serta berpegang pada sunnah saat fitnah meluas.
  • Hindari spekulasi dan perdebatan tentang perkara gaib; serahkan kepada Allah.
  • Jaga persatuan dan sabar dalam menghadapi perubahan zaman.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?