Penjelasan Hadits Bukhari No. 7062 tentang Fitnah dan pembunuhan menjelang hari kiamat

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini adalah kabar dari Nabi ﷺ tentang tanda-tanda dekatnya Hari Kiamat. Ada tiga perkara yang akan terjadi di akhir zaman: (1) kebodohan menyebar luas, (2) ilmu agama diangkat, dan (3) banyak terjadi pembunuhan. Ini adalah peringatan agar kita bersungguh-sungguh menuntut ilmu dan berpegang teguh pada agama sebelum semuanya terlambat.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits Riwayat Imam Al-Bukhari:

Teks Arab hadits (sesuai riwayat yang Anda sebutkan):

حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ شَقِيقٍ، قَالَ كُنْتُ مَعَ عَبْدِ اللَّهِ وَأَبِي مُوسَى فَقَالاَ قَالَ النَّبِيُّ ﷺ " إِنَّ بَيْنَ يَدَىِ السَّاعَةِ لأَيَّامًا يَنْزِلُ فِيهَا الْجَهْلُ، وَيُرْفَعُ فِيهَا الْعِلْمُ، وَيَكْثُرُ فِيهَا الْهَرْجُ، وَالْهَرْجُ الْقَتْلُ "

Makna ringkas: "Sesungguhnya menjelang datangnya Hari Kiamat akan ada hari-hari di mana kebodohan akan menyebar, ilmu akan diangkat, dan akan banyak terjadi Al-Harj, dan Al-Harj itu berarti pembunuhan."

Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya, dari jalur lain, dengan lafaz yang semakna. Ini menunjukkan kekuatan dan keshahihan hadits ini.

Penjelasan Ulama:

  • Al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari (Kitab Fitnah) menjelaskan bahwa "ilmu yang diangkat" di sini adalah ilmu syar'i yang bermanfaat, yaitu ilmu Al-Qur'an dan hadits. Pengangkatan ilmu terjadi dengan wafatnya para ulama, bukan dengan cara ilmu itu dicabut dari dada manusia secara langsung.
  • Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa makna "ilmu diangkat" adalah Allah mewafatkan para ulama, sehingga manusia tidak memiliki tempat bertanya, lalu mereka mengambil pemimpin dari kalangan orang-orang bodoh yang berfatwa tanpa ilmu, sehingga mereka sesat dan menyesatkan.
  • Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin dalam Syarah Riyadhus Shalihin menjelaskan bahwa "banyaknya pembunuhan" di akhir zaman adalah salah satu tanda besar kiamat, dan ini telah terjadi serta semakin meningkat di zaman kita.

Penjelasan Rinci

Hadits ini mengandung tiga tanda besar yang akan terjadi menjelang Hari Kiamat:

1. Turunnya Kebodohan (يَنْزِلُ فِيهَا الْجَهْلُ)

Yang dimaksud adalah kebodohan dalam urusan agama. Manusia tidak lagi memahami ajaran Islam dengan benar. Mereka tidak mengenal tauhid, tidak memahami bahaya syirik dan bid'ah, serta tidak mengetahui hukum-hukum halal dan haram. Imam Al-Bukhari meriwayatkan dalam Shahih-nya dari Anas bin Malik, Nabi ﷺ bersabda: "Di antara tanda-tanda kiamat adalah diangkatnya ilmu, merebaknya kebodohan..." (HR. Bukhari no. 80-81).

2. Diangkatnya Ilmu (وَيُرْفَعُ فِيهَا الْعِلْمُ)

Para ulama menjelaskan bahwa ilmu diangkat dengan wafatnya para ulama pewaris Nabi. Ini bukan berarti mushaf Al-Qur'an hilang, tetapi yang hilang adalah orang-orang yang benar-benar memahami dan mengamalkan ilmu tersebut. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah menjelaskan bahwa ilmu yang dimaksud adalah ilmu warisan para nabi, yaitu ilmu Al-Qur'an dan hadits beserta pemahaman salafush shalih.

3. Banyaknya Pembunuhan (وَيَكْثُرُ فِيهَا الْهَرْجُ)

Nabi ﷺ menjelaskan langsung bahwa Al-Harj adalah pembunuhan. Ini menunjukkan bahwa di akhir zaman akan banyak terjadi pertumpahan darah, perang saudara, dan pembunuhan yang tidak jelas alasannya. Ini telah terbukti dalam sejarah umat Islam, dari perang saudara di masa sahabat, hingga berbagai konflik yang terjadi di zaman kita.

Kaitan dengan Ulama Salaf:

  • Al-Hasan Al-Bashri berkata: "Ilmu itu adalah kunci setiap kebaikan. Barangsiapa yang diberikan ilmu, maka ia telah diberikan kebaikan yang banyak. Dan barangsiapa yang diambil ilmunya, maka ia telah diambil kebaikan yang banyak." (Diriwayatkan oleh Abu Nu'aim dalam Hilyatul Auliya)
  • Imam Ahmad bin Hanbal sangat menekankan pentingnya ilmu dan memperingatkan umat dari kebodohan. Beliau berkata: "Manusia sangat membutuhkan ilmu lebih daripada kebutuhan mereka terhadap makanan dan minuman."

Story Telling

Diriwayatkan bahwa Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu berkata: "Wahai manusia, sesungguhnya kalian akan melewati hari-hari yang banyak terjadi pembunuhan di dalamnya, dan ilmu akan diangkat. Maka barang siapa di antara kalian yang mampu menjadikan ilmunya sebagai cahaya petunjuk, maka hendaklah ia melakukannya."

Beliau juga berkata: "Sesungguhnya kalian akan hidup di zaman yang banyak ulamanya, sedikit khutabanya (penceramahnya). Kemudian akan datang zaman yang sedikit ulamanya, banyak khutabanya. Dan akan datang zaman yang sedikit ulamanya dan sedikit khutabanya. Pada zaman itu manusia menuntut ilmu bukan karena Allah, maka tidak ada seorang pun yang menerima ilmu mereka."

Kisah ini menunjukkan bahwa para sahabat sudah memahami bahwa ilmu akan diangkat dan kebodohan akan menyebar. Mereka sangat bersemangat menyebarkan ilmu sebelum semuanya hilang.

Kesimpulan Praktis

  1. Bersungguh-sungguh menuntut ilmu agama yang benar berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah dengan pemahaman salafush shalih, karena ilmu akan diangkat dan kebodohan akan menyebar.
  2. Menghormati dan memuliakan para ulama yang masih ada, serta mengambil ilmu dari mereka selagi masih hidup.
  3. Menjauhi segala bentuk kekerasan dan pembunuhan, karena ini adalah tanda akhir zaman yang sangat dilarang dalam Islam.
  4. Menyebarkan ilmu dan kebaikan kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat, sebagai bentuk kepedulian kita terhadap umat.
  5. Banyak berdoa agar Allah menjaga kita dari fitnah akhir zaman dan memberikan kita ilmu yang bermanfaat.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?