Ringkasan Jawaban Singkat
Hadits ini adalah petunjuk Nabi ﷺ yang sangat indah dan penuh perhatian. Beliau mengajarkan adab sebelum tidur: mematikan api/lampu, menutup pintu, mengikat mulut tempat air, dan menutup makanan serta minuman—walaupun hanya dengan sepotong kayu. Tujuannya adalah menjaga keselamatan dari bahaya (seperti kebakaran) dan menjaga diri dari gangguan makhluk kecil atau kotoran, sebagai bentuk ikhtiar dan tawakal kepada Allah.
Rujukan Ulama & Dalil
Hadits yang dimaksud:
حَدَّثَنَا حَسَّانُ بْنُ أَبِي عَبَّادٍ، حَدَّثَنَا هَمَّامٌ، عَنْ عَطَاءٍ، عَنْ جَابِرٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: "أَطْفِئُوا الْمَصَابِيحَ بِاللَّيْلِ إِذَا رَقَدْتُمْ، وَغَلِّقُوا الأَبْوَابَ، وَأَوْكُوا الأَسْقِيَةَ، وَخَمِّرُوا الطَّعَامَ وَالشَّرَابَ" ـ قَالَ هَمَّامٌ وَأَحْسِبُهُ قَالَ ـ "وَلَوْ بِعُودٍ يَعْرُضُهُ"
Terjemahan: Dari Jabir, Rasulullah ﷺ bersabda: "Apabila kalian bermaksud tidur di malam hari, matikanlah lampu, tutuplah pintu, ikatlah mulut kantong air, dan tutuplah makanan dan minuman kalian." Hammam berkata, "Saya rasa dia (perawi lainnya) menambahkan, 'bahkan dengan sepotong kayu di atas wadah.'"
Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam Shahih-nya (no. 6296) dan juga oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya (no. 2012) dari jalur Jabir bin Abdillah radhiyallahu 'anhu.
Ayat Al-Qur'an yang relevan (makna umum):
Allah ﷻ berfirman (yang artinya), "Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan." (QS. Al-Baqarah [2]: 195)
Ayat ini menunjukkan perintah untuk menjaga keselamatan diri dan keluarga dari segala bentuk bahaya, termasuk bahaya kebakaran atau gangguan lainnya. Ini sejalan dengan tujuan hadits di atas.
Penjelasan Rinci
Para ulama dari kalangan salaf dan khalaf menjelaskan bahwa hadits ini mengandung beberapa faedah penting:
- Perintah Mematikan Lampu/API: Imam An-Nawawi rahimahullah dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa perintah ini adalah sunnah (dianjurkan) dan bukan wajib. Hikmahnya adalah untuk menghindari bahaya kebakaran, terutama karena di zaman dahulu lampu menggunakan minyak dan api yang mudah menyambar benda-benda di sekitarnya. Ini adalah bentuk ikhtiar menjaga keselamatan, sebagaimana dipahami oleh para ulama.
- Perintah Menutup Pintu: Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah menjelaskan bahwa menutup pintu di malam hari adalah bentuk penjagaan diri dari gangguan orang jahat atau binatang buas. Ini adalah adab yang diajarkan Nabi ﷺ agar umatnya selalu waspada dan tidak lalai.
- Perintah Mengikat Mulut Tempat Air (Wadah): Imam Ibn Hajar al-Asqalani rahimahullah dalam Fathul Bari menyebutkan bahwa tujuannya adalah agar tidak ada binatang kecil, seperti tikus atau serangga, yang jatuh atau minum dari wadah tersebut, sehingga air tetap bersih dan terjaga.
- Perintah Menutup Makanan dan Minuman: Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di rahimahullah menekankan bahwa ini adalah bentuk ikhtiar untuk menjaga kebersihan dan kesehatan. Nabi ﷺ bahkan memberikan keringanan, "walaupun dengan sepotong kayu," untuk menunjukkan bahwa usaha sekecil apa pun tetap bernilai dan lebih baik daripada membiarkannya terbuka.
Kesimpulan dari para ulama: Semua perintah ini adalah bagian dari syariat yang sempurna, yang memperhatikan kemaslahatan dunia dan akhirat. Ini bukan sekadar tradisi, tetapi ibadah yang bernilai pahala jika diniatkan untuk mengikuti sunnah Nabi ﷺ.
Story Telling
Diriwayatkan bahwa Jabir bin Abdillah radhiyallahu 'anhu, perawi hadits ini, adalah seorang sahabat yang sangat cinta kepada sunnah. Beliau meriwayatkan banyak hadits tentang adab-adab harian. Suatu ketika, para sahabat sangat antusias mendengar petunjuk-petunjuk kecil dari Nabi ﷺ ini. Mereka memahami bahwa agama ini tidak hanya mengatur hal-hal besar seperti shalat dan zakat, tetapi juga mengajarkan kehati-hatian dalam urusan rumah tangga yang sederhana. Ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang syaruml (menyeluruh), mengatur seluruh aspek kehidupan manusia.
Hikmah: Ketaatan pada petunjuk kecil ini adalah bukti cinta kita kepada Nabi ﷺ dan bukti bahwa kita ingin meneladani beliau dalam setiap detail kehidupan. Ini juga mengajarkan kita untuk tidak meremehkan hal-hal kecil yang bisa membawa manfaat besar.
Kesimpulan Praktis
Berikut poin-poin yang bisa kita amalkan:
- Sebelum tidur, matikan kompor, lampu, atau alat elektronik yang berpotensi bahaya. Ini adalah ikhtiar nyata untuk mencegah kebakaran.
- Tutup dan kunci pintu rumah dengan rapat. Ini adalah bentuk penjagaan diri dan keluarga.
- Tutup rapat wadah air minum atau tempat penyimpanan air lainnya. Ini menjaga kebersihan dan kesehatan.
- Tutup makanan dan minuman yang masih tersisa, walaupun hanya dengan tudung saji atau selembar kain. Ini adalah sunnah yang mudah dan sangat bermanfaat.
- Niatkan semua amalan ini sebagai ibadah dan bentuk mengikuti sunnah Nabi ﷺ, agar kita mendapatkan pahala dan keberkahan.
Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.