Penjelasan Hadits Bukhari No. 5900 tentang Ciri fisik Nabi dan usia beliau

Tentu, berikut penjelasan hadits tersebut sesuai format dan aturan yang telah ditetapkan.

Ringkasan Jawaban Singkat

Hadits ini menjelaskan ciri fisik Nabi ﷺ yang pertengahan dan seimbang: tidak terlalu tinggi, tidak terlalu pendek, tidak terlalu putih, tidak terlalu coklat, rambutnya tidak keriting menggulung, tidak pula lurus kaku. Hadits ini juga menyebutkan usia beliau saat diutus, lama berdakwah di Mekah dan Madinah, serta usia beliau ketika wafat, dan bahwa rambut putih beliau sangat sedikit.

Rujukan Ulama & Dalil

Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dalam Shahih Al-Bukhari, Kitab Pakaian (Kitab al-Libas), Bab Ja'd (rambut keriting menggulung), dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, melalui jalur Malik bin Anas, dari Rabi'ah bin Abi Abdurrahman.

Teks hadits yang disebutkan dalam pertanyaan adalah sebagai berikut:

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ، قَالَ حَدَّثَنِي مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ، عَنْ رَبِيعَةَ بِنْ أَبِي عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ ـ رضى الله عنه ـ أَنَّهُ سَمِعَهُ يَقُولُ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ لَيْسَ بِالطَّوِيلِ الْبَائِنِ، وَلَا بِالْقَصِيرِ، وَلَيْسَ بِالْأَبْيَضِ الْأَمْهَقِ، وَلَا بِالْآدَمِ، وَلَيْسَ بِالْجَعْدِ الْقَطَطِ، وَلَا بِالسَّبْطِ، بَعَثَهُ اللَّهُ عَلَى رَأْسِ أَرْبَعِينَ سَنَةً، فَأَقَامَ بِمَكَّةَ عَشْرَ سِنِينَ، وَبِالْمَدِينَةِ عَشْرَ سِنِينَ، وَتَوَفَّاهُ اللَّهُ عَلَى رَأْسِ سِتِّينَ سَنَةً، وَلَيْسَ فِي رَأْسِهِ وَلِحْيَتِهِ عِشْرُونَ شَعَرَةً بَيْضَاءَ.

Terjemahan: Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, ia mendengarnya berkata: "Rasulullah ﷺ bukanlah orang yang tinggi menjulang, bukan pula pendek. Beliau tidak berkulit putih pucat, tidak pula coklat kemerahan. Rambut beliau tidak keriting menggulung, tidak pula lurus kaku. Allah mengutus beliau pada usia empat puluh tahun, lalu beliau tinggal di Mekah selama sepuluh tahun, dan di Madinah selama sepuluh tahun. Allah mewafatkan beliau pada usia enam puluh tahun, dan tidak ada dua puluh helai rambut putih pun di kepala dan janggut beliau."

Hadits ini juga memiliki riwayat serupa dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim dari jalur lain, dan Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim serta Ibnu Hajar dalam Fathul Bari membahasnya secara rinci.

Penjelasan Rinci

Hadits ini termasuk dalam bab tentang sifat fisik Nabi ﷺ, yang oleh para ulama disebut syamail (ciri-ciri lahiriah). Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, yang menjadi pelayan Nabi ﷺ selama sepuluh tahun, adalah salah satu sahabat yang paling banyak meriwayatkan sifat fisik beliau karena kedekatannya.

Pertama: Kesederhanaan dan keseimbangan fisik.

Nabi ﷺ digambarkan sebagai sosok yang pertengahan dalam segala hal. Beliau tidak terlalu tinggi sehingga mencolok, dan tidak pula pendek. Ini menunjukkan keindahan dan keseimbangan bentuk tubuh. Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa kata al-bain (الْبَائِن) berarti tinggi yang berlebihan atau menjulang jauh di atas orang lain. Sedangkan al-qashir adalah pendek yang kurang dari ukuran normal. Jadi, beliau berada di tengah-tengah.

Kedua: Warna kulit.

Beliau tidak al-amhaq (الْأَمْهَق), yaitu putih pucat seperti kapur yang tidak menarik, dan tidak pula al-adam (الْآدَم), yaitu coklat gelap. Warna kulit beliau adalah azhar (أَزْهَر), yaitu putih kemerahan yang bersih dan bercahaya. Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menyebutkan bahwa warna kulit beliau adalah putih kemerahan yang indah.

Ketiga: Rambut.

Beliau tidak al-ja'd al-qathath (الْجَعْد الْقَطَط), yaitu keriting kecil-kecil yang menggulung rapat, dan tidak pula as-sabth (السَّبْط), yaitu lurus kaku yang tidak berombak. Rambut beliau berombak, tidak terlalu keriting dan tidak terlalu lurus. Ini menunjukkan keindahan dan keseimbangan.

Keempat: Usia dan masa dakwah.

Allah mengutus beliau pada usia empat puluh tahun. Ini adalah usia kematangan dan kebijaksanaan. Beliau berdakwah di Mekah selama sepuluh tahun, kemudian di Madinah selama sepuluh tahun. Total masa kenabian adalah dua puluh tiga tahun, namun dalam hadits ini disebutkan dua puluh tahun secara umum, dan sisanya tiga tahun adalah masa-masa awal wahyu dan dakwah sembunyi-sembunyi. Imam Ibnu Hajar menjelaskan bahwa penyebutan sepuluh tahun di Mekah dan sepuluh tahun di Madinah adalah pembulatan, karena masa dakwah di Mekah sebenarnya tiga belas tahun dan di Madinah sepuluh tahun. Namun, yang dimaksud dalam hadits ini adalah masa setelah hijrah dan masa-masa utama dakwah.

Kelima: Usia wafat.

Allah mewafatkan beliau pada usia enam puluh tahun. Ini adalah usia yang disebutkan dalam hadits ini. Namun, dalam riwayat lain disebutkan usia enam puluh tiga tahun. Imam Ibnu Hajar dalam Fathul Bari menyebutkan bahwa perbedaan ini disebabkan oleh perhitungan yang berbeda: ada yang menghitung sejak kelahiran, ada yang menghitung sejak kenabian, dan ada yang membulatkan. Pendapat yang paling kuat adalah bahwa usia beliau wafat adalah enam puluh tiga tahun, sebagaimana disebutkan dalam riwayat lain yang shahih. Hadits ini menyebutkan enam puluh tahun sebagai pembulatan atau karena tidak menghitung beberapa tahun awal.

Keenam: Rambut putih.

Beliau hanya memiliki sedikit rambut putih, tidak sampai dua puluh helai di kepala dan janggut. Ini menunjukkan bahwa beliau tidak menua secara berlebihan, dan rambut putih beliau sangat sedikit. Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa rambut putih beliau hanya sekitar belasan helai, dan itu pun tidak banyak.

Para ulama yang disebutkan dalam daftar, seperti Imam Al-Bukhari, Imam An-Nawawi, Ibnu Hajar, dan Ibnu Katsir, semuanya membahas hadits ini dalam konteks syamail dan dalail an-nubuwwah (bukti-bukti kenabian). Mereka menekankan bahwa sifat fisik Nabi ﷺ yang pertengahan dan seimbang adalah bagian dari keindahan dan kesempurnaan beliau sebagai manusia pilihan Allah.

Story Telling

Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu adalah pelayan Nabi ﷺ selama sepuluh tahun. Ia menyaksikan sendiri bagaimana Rasulullah ﷺ berinteraksi, beribadah, dan beristirahat. Suatu hari, ia menceritakan kepada para tabi'in tentang sifat fisik Nabi ﷺ. Ia menggambarkan beliau dengan sangat detail, karena ia ingin agar generasi setelahnya mengetahui bagaimana sosok manusia mulia itu.

Dalam riwayat lain, Anas berkata, "Aku tidak pernah menyentuh sutra atau kain apa pun yang lebih lembut dari tangan Rasulullah ﷺ, dan aku tidak pernah mencium aroma yang lebih wangi dari aroma beliau." (HR. Al-Bukhari). Ini menunjukkan kedekatan Anas dengan Nabi ﷺ dan kecintaannya yang mendalam.

Suatu ketika, seorang tabi'in bernama Tsabit al-Bunani bertanya kepada Anas, "Apakah engkau menyentuh tangan Rasulullah ﷺ?" Anas menjawab, "Ya, dan aku tidak pernah menyentuh tangan yang lebih lembut dari tangan beliau." (HR. Al-Bukhari). Kisah ini menunjukkan betapa Anas sangat memperhatikan detail kehidupan Nabi ﷺ, termasuk sifat fisik beliau.

Hikmah dari kisah ini adalah bahwa para sahabat sangat memperhatikan dan meriwayatkan sifat-sifat Nabi ﷺ, bukan untuk mengultuskan beliau, tetapi untuk mengenal beliau lebih dekat dan meneladani akhlak serta kepribadian beliau. Sebagaimana kata Aisyah radhiyallahu 'anha, "Akhlak Nabi ﷺ adalah Al-Qur'an." (HR. Muslim).

Kesimpulan Praktis

  1. Mengenal Nabi ﷺ lebih dekat: Mempelajari sifat fisik dan akhlak beliau menumbuhkan cinta dan keinginan untuk meneladani beliau.
  2. Keseimbangan adalah keindahan: Nabi ﷺ adalah contoh keseimbangan dalam segala hal, termasuk penampilan. Ini mengajarkan kita untuk tidak berlebihan dalam penampilan.
  3. Usia bukan penghalang: Nabi ﷺ diutus pada usia empat puluh tahun, dan berdakwah hingga usia enam puluh tiga tahun. Ini menunjukkan bahwa usia matang adalah waktu terbaik untuk beramal.
  4. Rambut putih beliau sedikit: Ini menunjukkan bahwa beliau tidak menua secara berlebihan, dan tetap bugar dalam berdakwah.
  5. Meneladani akhlak beliau: Yang terpenting bukan hanya mengetahui sifat fisik beliau, tetapi juga meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga Allah memberi kita taufik untuk mengikuti petunjuk Al-Qur'an, sunnah Nabi ﷺ, dan pemahaman para ulama Ahlus Sunnah.

Gratis untuk semua

Yuk, ikut jaga penjelasan AI tetap gratis

Donasi Anda membantu layanan ini terus tersedia untuk siapa saja.

Donasi

Gimana penjelasannya?