Shahih Al-Bukhari · Kitab Kedokteran · No. 5706

Bab Khol dan Khol untuk Penyakit Mata

Shahih

حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، حَدَّثَنَا يَحْيَى، عَنْ شُعْبَةَ، قَالَ حَدَّثَنِي حُمَيْدُ بْنُ نَافِعٍ، عَنْ زَيْنَبَ، عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ ـ رضى الله عنها ـ أَنَّ امْرَأَةً تُوُفِّيَ زَوْجُهَا فَاشْتَكَتْ عَيْنَهَا، فَذَكَرُوهَا لِلنَّبِيِّ ﷺ وَذَكَرُوا لَهُ الْكُحْلَ، وَأَنَّهُ يُخَافُ عَلَى عَيْنِهَا، فَقَالَ ‏"‏ لَقَدْ كَانَتْ إِحْدَاكُنَّ تَمْكُثُ فِي بَيْتِهَا فِي شَرِّ أَحْلاَسِهَا ـ أَوْ فِي أَحْلاَسِهَا فِي شَرِّ بَيْتِهَا ـ فَإِذَا مَرَّ كَلْبٌ رَمَتْ بَعْرَةً، فَلاَ، أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا ‏"‏‏.‏

Diriwayatkan Um Salamah: Suami seorang wanita meninggal dan matanya menjadi sakit, dan orang-orang menyebutkan kisahnya kepada Nabi. Mereka bertanya kepadanya apakah diperbolehkan baginya untuk menggunakan kohl karena matanya terancam bahaya. Dia berkata, "Sebelumnya, ketika salah satu dari kalian ditinggal suami, dia akan tinggal di pakaian kotor di rumah yang tidak sehat (selama satu tahun), dan ketika anjing lewat, dia akan melemparkan kotoran. Tidak, (dia harus menjalani masa iddah yang ditentukan) selama empat bulan dan sepuluh hari."