Bab Apa yang Dikatakan tentang Kaffarat Penyakit
Shahih
حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ الْمُنْذِرِ، قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ فُلَيْحٍ، قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ هِلاَلِ بْنِ عَلِيٍّ، مِنْ بَنِي عَامِرِ بْنِ لُؤَىٍّ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ " مَثَلُ الْمُؤْمِنِ كَمَثَلِ الْخَامَةِ مِنَ الزَّرْعِ مِنْ حَيْثُ أَتَتْهَا الرِّيحُ كَفَأَتْهَا، فَإِذَا اعْتَدَلَتْ تَكَفَّأُ بِالْبَلاَءِ، وَالْفَاجِرُ كَالأَرْزَةِ صَمَّاءَ مُعْتَدِلَةً حَتَّى يَقْصِمَهَا اللَّهُ إِذَا شَاءَ ".
Telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Al-Mundzir, ia berkata: Telah menceritakan kepadaku Muhammad bin Fulaikh, ia berkata: Telah menceritakan kepadaku ayahku, dari Hilal bin Ali, dari Bani Amir bin Lu'ay, dari Atha' bin Yasaar, dari Abu Hurairah - semoga Allah meridhoinya - ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda: "Perumpamaan orang mukmin adalah seperti tanaman yang segar; dari arah mana pun angin datang, ia akan membengkokkannya, tetapi ketika angin reda, ia kembali tegak. Demikian pula, seorang mukmin ditimpa musibah (tetapi ia tetap sabar sampai Allah menghilangkan kesulitan darinya). Dan orang yang jahat adalah seperti pohon pinus yang tetap keras dan tegak sampai Allah menghancurkannya ketika Dia menghendaki." (Lihat Hadits No. 558, Jilid 9).